KKN UIN Alauddin Makassar ke-74, Gelar Kampanye Stop Pernikahan Usia Anak di SMP Negeri 4 Marioriawa

- Admin

Senin, 19 Februari 2024 - 11:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Makassar ke- 74 posko 9 menggelar kampanye “Dampak Pernikahan Usia Anak” di Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng.

Mufasyahnews.com, Soppeng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) ke-74 posko 9 menggelar Kampanye “Dampak Pernikahan Usia Anak” di Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi-selatan.

Ratusan pelajar menangkat poster penolakan pernikahan usia anak, Kegiatan kampanye yang digelar di SMP Negeri 4 Marioriawa dengan menghadirkan seluruh pelajar, dalam kampanye ini mengusung slogan “kejar Ijazah Bukan Buku Nikah”.

Kampanye ini dimulai dengan memperkenalkan UU Perkawinan sebagai landasan hukum dalam melangsungkan perkawinan, selepas itu dilanjutkan sosialisasi pentingnya pendidikan bagi pelajar dan ditutup dengan menempelkan poster dampak Bullying serta Kekerasan seksual.

Jumriah selaku kepala sekolah SMP Negeri 4 Marioriawa menyambut dengan baik serta berterima kasih kepada Mahasiswa KKN yang telah melaksanakan program-program kerja pada sekolah kami, dengan terlaksananya kampanye ini saya berharap bahwa para siswa lebih giat lagi belajar dan mempersiapkan untuk pendidikan selanjutnya.

Terlepas dari sekolah yang terbilang cukup jauh dari pusat kota menjadi salah satu point penting bagi mahasiswa untuk membaca kondisi lapangan agar terus melakukan edukasi-edukasi seperti ini. Kegiatan tersebut mendapatkan apresiasi penuh segenap guru dan tenaga kependidikan, pungkasnya.

Dalam kegiatan yang sama Koordinator Desa Posko 9 Desa Bulue Asrianto menuturkan kampanye ini bertujuan agar pelajar mampu untuk mempersiapkan dan mendahulukan pendidikan terlebih awal sebelum menuju ke jenjang pernikahan.

Jika melakukan nikah usia anak, hak anak untuk mendapatkan pendidikan dan kesejahteraan juga terhambat, Menikah itu bukan sekedar memenuhi kebutuhan fisik dan hasrat biologi, akan tetapi menikah adalah bagian dari regenerasi untuk mencetak generasi tangguh dan berkualitas.

Masih lanjut, ia memberikan penegasan kepada seluruh pelajar bahwa “Pernikahan usia anak pada anak-anak membuat mereka harus berhadapan dengan risiko kesehatan, pendidikan, dan ekonomi di usia yang masih belia. Untuk itu kehadiran negara, dukungan dari keluarga dan masyarakat sangat berperan penting untuk mencegah kian maraknya pernikahan usia anak.

Kita berharap bahwa tugas kita saat ini adalah belajar agar kelak bisa tumbuh menjadi generasi yang sehat, mandiri, tangguh dan mampu meraih cita-citanya di masa depan, tutupnya

Berita Terkait

Eks Wakil Kepala BGN Serahkan 26 Nama ke Kejagung dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG
Kelangkaan Solar Kembali Terjadi di Makassar, Antrean Truk dan Bus Mengular di SPBU
Kasus Skincare Ilegal Mira Hayati, Denda Rp1 Miliar Resmi Dilunasi Keluarga
Bank Sampah Unit Jadi Program Baru Pemkot Makassar Tekan Volume Sampah
Munafri: Hadiah 100 Juta RT Terbaik untuk Kepentingan Warga, Bukan Pribadi Pengurus
Pelemahan Nilai Rupiah Picu Kenaikan Harga Elektronik di Makassar
Makassar Hasilkan 1.036 Ton Sampah per Hari, Pemkot Perkuat Kolaborasi Penanganan
Muhammad Alwi: Pendidikan Bukan Sekadar Hak, tetapi Investasi Masa Depan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:29 WITA

Eks Wakil Kepala BGN Serahkan 26 Nama ke Kejagung dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:21 WITA

Kasus Skincare Ilegal Mira Hayati, Denda Rp1 Miliar Resmi Dilunasi Keluarga

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:14 WITA

Bank Sampah Unit Jadi Program Baru Pemkot Makassar Tekan Volume Sampah

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:54 WITA

Munafri: Hadiah 100 Juta RT Terbaik untuk Kepentingan Warga, Bukan Pribadi Pengurus

Senin, 8 Juni 2026 - 16:27 WITA

Pelemahan Nilai Rupiah Picu Kenaikan Harga Elektronik di Makassar

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WITA

Makassar Hasilkan 1.036 Ton Sampah per Hari, Pemkot Perkuat Kolaborasi Penanganan

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:32 WITA

Muhammad Alwi: Pendidikan Bukan Sekadar Hak, tetapi Investasi Masa Depan Daerah

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:14 WITA

5.502 Jamaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Madinah pada Fase Gelombang Kedua

Berita Terbaru

Nasional

BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari

Jumat, 12 Jun 2026 - 17:38 WITA