Program Donasi Rp1.000 per Hari “Poe Ibu” Akan Diterapkan di Cianjur, Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan

- Admin

Selasa, 7 Oktober 2025 - 16:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Cianjur – Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengenai donasi warga sebesar Rp1.000 per hari akan mulai diterapkan di Kabupaten Cianjur. Program bertajuk “Rereoangan Sapoe Sarebu” (Poe Ibu) ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari aparatur pemerintah hingga pelajar, dengan tujuan mendukung peningkatan sektor pendidikan dan kesehatan.

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai bahwa program Poe Ibu dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Program Poe Ibu akan dilaksanakan di Kabupaten Cianjur. Sebelumnya akan digelar rapat koordinasi terlebih dahulu untuk membahas mekanisme dan teknis di lapangan, setelah itu baru dijalankan,” ujar Wahyu di Cianjur.

Menurutnya, dana yang terkumpul dari program ini akan difokuskan untuk menjawab persoalan utama masyarakat, terutama dalam akses kesehatan dan pendidikan. Penerapan tahap awal akan dilakukan di lingkungan pemerintah daerah, kemudian diperluas ke tingkat RT/RW, masyarakat umum, hingga pelajar.

Wahyu menegaskan bahwa kontribusi warga bersifat sukarela, tanpa unsur paksaan atau kewajiban.

“Hari ini mungkin kita yang memberi, suatu saat bisa jadi kita yang membutuhkan. Kami berharap desa dan masyarakat akan mengikuti setelah pelaksanaan di lingkungan pemerintah berjalan,” katanya.

Meski bersifat sukarela, Wahyu menilai program ini memiliki nilai sosial yang besar dan diharapkan dapat menumbuhkan budaya tolong-menolong di masyarakat Cianjur.

Namun, kebijakan tersebut tidak lepas dari kritik. Sejumlah warga menilai program ini menunjukkan lemahnya kemampuan pemerintah provinsi dalam mengelola anggaran publik.

Salah satu orang tua siswa, Gia Gusniar (40), menilai program tersebut berpotensi menimbulkan masalah transparansi.

“Meski nilainya kecil, tapi jika dikumpulkan dari seluruh masyarakat Jawa Barat yang jumlahnya puluhan juta, totalnya bisa mencapai triliunan rupiah per hari. Di Cianjur saja, dengan 2,6 juta penduduk, bisa terkumpul sekitar Rp2,6 miliar per hari. Program ini berisiko dan rentan diselewengkan karena belum jelas siapa yang akan mengaudit dan bagaimana pengawasannya,” ujarnya.

Gia berharap pemerintah dapat memastikan sistem pengawasan yang transparan dan akuntabel agar dana masyarakat benar-benar digunakan untuk kepentingan publik, khususnya dalam sektor pendidikan dan kesehatan.

Berita Terkait

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi
BPBD Makassar Siapkan 1.000 Tandon Air Hadapi Ancaman Kekeringan El Nino 2026
Bursa Ketua Golkar Sulsel Mengerucut, Dua Nama Kantongi Restu DPP
Konsolidasi Internal Belum Rampung, Musda Golkar Sulsel Kembali Tertunda
Jelang May Day, Polrestabes Makassar Libatkan 1.200 Personel Gabungan
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Lepas 331 Calon Jemaah Haji Makassar 1447 H
Pemkot Makassar Adopsi Konsep Blok M untuk Hidupkan Kembali Pasar Sentral
Pemkot Makassar Gelar Uji Kompetensi Calon Pimpinan Baznas 2026–2031

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:36 WITA

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:30 WITA

BPBD Makassar Siapkan 1.000 Tandon Air Hadapi Ancaman Kekeringan El Nino 2026

Kamis, 30 April 2026 - 16:51 WITA

Bursa Ketua Golkar Sulsel Mengerucut, Dua Nama Kantongi Restu DPP

Kamis, 30 April 2026 - 16:46 WITA

Konsolidasi Internal Belum Rampung, Musda Golkar Sulsel Kembali Tertunda

Kamis, 30 April 2026 - 08:16 WITA

Jelang May Day, Polrestabes Makassar Libatkan 1.200 Personel Gabungan

Rabu, 29 April 2026 - 16:51 WITA

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Lepas 331 Calon Jemaah Haji Makassar 1447 H

Minggu, 26 April 2026 - 22:37 WITA

Pemkot Makassar Adopsi Konsep Blok M untuk Hidupkan Kembali Pasar Sentral

Minggu, 26 April 2026 - 22:18 WITA

Pemkot Makassar Gelar Uji Kompetensi Calon Pimpinan Baznas 2026–2031

Berita Terbaru