Sebelum Terbang ke Australia, Presiden Prabowo Gelar Rapat Mendesak di Halim

- Admin

Selasa, 11 November 2025 - 17:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com,  Jakarta  – Presiden Prabowo Subianto menunda keberangkatannya menuju Australia selama dua jam pada Selasa (11/11/2025). Penundaan tersebut dilakukan untuk memimpin rapat terbatas (ratas) yang digelar secara mendadak di ruang tunggu VVIP Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Menurut Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, keputusan Presiden untuk menunda penerbangan menandakan tingginya urgensi pembahasan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara.

“Presiden Prabowo Subianto menunda jadwal penerbangan selama dua jam untuk memimpin rapat khusus di Halim,” ujar Teddy.

Dalam rapat tersebut, Presiden menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan negara yang akuntabel serta berorientasi penuh pada kepentingan rakyat.

“Setiap rupiah uang rakyat yang dialokasikan harus tepat sasaran dan digunakan sesuai periode waktu yang ditetapkan, termasuk dana di daerah,” tutur Teddy mengutip pernyataan Presiden.

Rapat mendadak itu berfokus pada percepatan dan pengawasan serapan anggaran menjelang tutup tahun 2025. Presiden Prabowo juga menyoroti potensi penyerapan anggaran yang belum optimal, sehingga perlu langkah cepat lintas kementerian.

Untuk itu, Presiden menugaskan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi agar segera mengkoordinasikan dan memeriksa penggunaan anggaran serta transfer ke daerah.

“(Presiden) menugaskan Menteri Sekretaris Negara untuk segera berkoordinasi dan memeriksa penyerapan anggaran serta penggunaan transfer ke daerah yang dikelola kepala daerah,” jelas Teddy.

Rapat terbatas ini turut dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Mensesneg, Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, Kepala BPKP, Kepala PPATK, dan Seskab RI.

Pertemuan tersebut menjadi bukti keseriusan Kabinet Merah Putih dalam memastikan dana negara, termasuk transfer ke daerah, terserap secara tepat waktu dan sesuai sasaran menjelang akhir tahun anggaran.

Berita Terkait

Soroti Pernyataan Menko Pangan, Abdul Faisal Minta Pemerintah Hormati Kewenangan Daerah
Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup
Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”
Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat
Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran
BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina
Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Soroti Pernyataan Menko Pangan, Abdul Faisal Minta Pemerintah Hormati Kewenangan Daerah

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:48 WITA

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup

Senin, 9 Maret 2026 - 20:49 WITA

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”

Senin, 9 Maret 2026 - 19:03 WITA

Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat

Senin, 9 Maret 2026 - 18:11 WITA

Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 15:05 WITA

BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:13 WITA

Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 15:07 WITA

Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI

Berita Terbaru