Wakil Ketua DPR Minta Maaf soal Pernyataan Ahli Gizi, Fasilitasi Pertemuan BGN–Persagi

- Admin

Senin, 17 November 2025 - 15:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta  — Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya yang viral terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam video yang beredar, Cucun terlihat mengatakan bahwa ahli gizi tidak dibutuhkan dalam pelaksanaan program tersebut.

“Saya sudah sampaikan permintaan maaf di media sosial. Semalam juga kami berdiskusi dengan Ketum Persagi, pemikirannya luar biasa,” ujar Cucun di Gedung DPR, Senin (17/11/2025).

Pada kesempatan itu, Cucun memfasilitasi pertemuan antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) di ruang kerjanya. Pertemuan tersebut membahas formula kerja sama penguatan MBG, termasuk tindak lanjut rapat sebelumnya yang menyoroti kelangkaan tenaga pendukung MBG, mulai dari ahli gizi, akuntan, hingga juru masak.

Sehari sebelumnya, Cucun meminta seluruh elemen masyarakat mengawasi pelaksanaan MBG yang dikelola dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG). Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Konsolidasi SPPG Kabupaten Bandung di Soreang, Minggu (16/11/2025).

Menurutnya, salah satu masalah utama adalah minimnya ahli gizi di sejumlah dapur SPPG. Ia bahkan sempat menyatakan akan menghapus diksi “ahli gizi” dan menggantinya dengan istilah “tenaga yang menangani gizi”.

“Saya enggak mau dengar orang sombong mengatakan ‘karena saya ahli gizi’. Bila perlu, anak-anak SMA cerdas fresh graduate dilatih tiga bulan dan diberi sertifikasi BNSP,” kata Cucun.

Ia menegaskan bahwa MBG menggunakan anggaran APBN sehingga DPR berkewajiban melakukan pengawasan ketat. Cucun juga mengingatkan adanya audit terhadap mitra KSPPG dan tenaga pengawas gizi.

Cucun meminta seluruh dapur SPPG mengikuti SOP, menjaga kualitas pangan, dan tidak memanfaatkan insentif tanpa memastikan standar pelayanan. Ia mendorong publik dan media melapor apabila menemukan kejanggalan.

“Kalau kondisi dapur tidak sesuai SOP, atau pelayanan bermasalah, semua pihak berhak mengawasi dan melaporkan kepada kami,” tegasnya.

Berita Terkait

Wamentan Luruskan Polemik Bantuan Beras “Rp60 Ribu per Kilogram”: Ternyata Harga untuk Satu Pack 5 Kg
Mendagri Bentuk Tim Khusus Dukcapil untuk Layani Korban Banjir dan Longsor di Sumatera
Kemendagri Panggil Bupati Aceh Selatan Terkait Keberangkatan Umrah di Tengah Bencana
Kemenag Buka Seleksi PPIH 2026 untuk Formasi Petugas Kesehatan Haji
Saharuddin Said: Fadel Tauphan Ansar Figur Ideal Ketua KNPI Sulsel 2025
Presiden Prabowo Rehabilitasi Guru Luwu Utara dan Eks Direksi ASDP dalam Dua Keputusan Hukum Berbeda
Prabowo Larang Siswa Dijemput di Pinggir Jalan saat Kunker: “Kasihan Mereka Kepanasan”
Polemik MBG Memanas, Zulhas Tegaskan Peran Ahli Gizi Tak Bisa Diganti

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:11 WITA

Wamentan Luruskan Polemik Bantuan Beras “Rp60 Ribu per Kilogram”: Ternyata Harga untuk Satu Pack 5 Kg

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:03 WITA

Mendagri Bentuk Tim Khusus Dukcapil untuk Layani Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

Senin, 8 Desember 2025 - 15:12 WITA

Kemendagri Panggil Bupati Aceh Selatan Terkait Keberangkatan Umrah di Tengah Bencana

Jumat, 28 November 2025 - 16:01 WITA

Kemenag Buka Seleksi PPIH 2026 untuk Formasi Petugas Kesehatan Haji

Kamis, 27 November 2025 - 19:31 WITA

Saharuddin Said: Fadel Tauphan Ansar Figur Ideal Ketua KNPI Sulsel 2025

Rabu, 26 November 2025 - 15:48 WITA

Presiden Prabowo Rehabilitasi Guru Luwu Utara dan Eks Direksi ASDP dalam Dua Keputusan Hukum Berbeda

Rabu, 19 November 2025 - 16:35 WITA

Prabowo Larang Siswa Dijemput di Pinggir Jalan saat Kunker: “Kasihan Mereka Kepanasan”

Rabu, 19 November 2025 - 14:09 WITA

Polemik MBG Memanas, Zulhas Tegaskan Peran Ahli Gizi Tak Bisa Diganti

Berita Terbaru