KPPM Sesali Pembelian Pesawat Bekas Boeing 7301-800NG Oleh Polri, Ketua Umum Angkat Bicara

- Admin

Selasa, 25 Juli 2023 - 07:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkait adanya beberapa pemberitaan di media, Polri mengelontorkan anggaran Rp997.689.408.250 untuk pembelian Pesawat Bekas Boeing 7301-800NG

Terkait adanya beberapa pemberitaan di media, Polri mengelontorkan anggaran Rp997.689.408.250 untuk pembelian Pesawat Bekas Boeing 7301-800NG

Mufasyahnews.com, Makassar – Terkait adanya beberapa pemberitaan di media, Polri mengelontorkan anggaran Rp997.689.408.250 untuk pembelian Pesawat Bekas Boeing 7301-800NG bertujuan mempermudah mobilisasi menjelang tahun politik atau pemilu dan untuk kepentingan masyarakat dalam rangka polisi melaksanakan tugas tugas kemanusiaan, Sabtu (21/07/2023).

Nur Wahid selaku ketua umum Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM), menggap hal itu hanya pembuangan anggaran, karena pembeliannya tidak jelas dan tidak mendesak.

“Ini bukan anggaran sedikit yang harus di keluarkan oleh negara apa lagi ini tujuannya tidak jelas dan tidak terlalu mendesak ada hal yang urgen harus di persiapkan oleh negara dimana adanya beberapa pemberitaan sebelumnya bahwa 2023 beberapa negara akan mengalami Resesi, harusnya negara mempersiapkan dan mempertimbangkan itu bukan semerta merta menggelontorkan anggaran yang saya pikir tidak terlalu mendesak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nur Wahid juga beranggapan perekonomian dunia diprediksi akan dihantam resesi tahun 2023, “Sri Mulyani mengingatkan pemerintah Indonesia agar tetap waspada dalam melakukan kebijakan moneter dan fiskal domestik untuk menghindari resesi, meskipun resesi dunia diprediksi tidak akan berdampak signifikan pada perekonomian Indonesia di tahun 2023, pemerintah tetap perlu mengambil kebijakan preventif dan mengantisipasi kemungkinan krisis,” tambahnya.

Untuk menghadapi resesi dunia pemerintah harus mengontrol Keuangan dengan Bijak
membeli kebutuhan seperlunya dan usahakan untuk memenuhi keperluan barang-barang pokok. Hal ini bertujuan agar dana yang tersisa bisa dialokasikan untuk kebutuhan lainnya seperti membayar utang, menabung, investasi, serta mempersiapkan dana darurat.

“Belum lagi beberapa hal fundamental seperti kemiskinan dan kesenjangan sosial yang masih menjadi peringkat teratas dari setiap periode sejarah kebangsaan. mestinya anggaran maupun programatik pemerintah mengarah pada peretasan kemiskinan dan kesenjangan yang sudah begitu akut. dilain sisi anggaran sekian banyak itu bisa juga diperuntukkan untuk kemajuan pendidikan mencetak tenaga tenaga ahli baik tenaga ahli mesin, teknologi, dan sebagainya, dibalik membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran, dilain sisi juga bisa meningkatkan perekonomian negara dengan cara memanfaaatkan tenaga ahli lokal untuk mengelola potensi alam di negara kita. saya pikir itu lebih realistis,” tutup Wahid.

Berita Terkait

1 Agustus TPA Antang Hanya Terima Sampah Residu Memicu TPS Liar, GRH-APAK Minta Kebijakan Ditunda
Kisah Tragis Pekerja Dapur MBG di Makassar, Tewas di Tangan Suami
Bocah Perempuan 11 Tahun Ditemukan Tewas di Rumah Kosong di Tallo Makassar
Polrestabes Makassar Bongkar Sindikat Narkoba Internasional, Sita Sabu Senilai Rp12 Miliar
Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi
PBNU Kecam Dugaan Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Minta Pelaku Dihukum Berat
Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding
Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:01 WITA

1 Agustus TPA Antang Hanya Terima Sampah Residu Memicu TPS Liar, GRH-APAK Minta Kebijakan Ditunda

Senin, 15 Juni 2026 - 18:18 WITA

Kisah Tragis Pekerja Dapur MBG di Makassar, Tewas di Tangan Suami

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:42 WITA

Bocah Perempuan 11 Tahun Ditemukan Tewas di Rumah Kosong di Tallo Makassar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:10 WITA

Polrestabes Makassar Bongkar Sindikat Narkoba Internasional, Sita Sabu Senilai Rp12 Miliar

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:01 WITA

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:30 WITA

PBNU Kecam Dugaan Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Minta Pelaku Dihukum Berat

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:26 WITA

Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WITA

Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI

Berita Terbaru