Pasca Libur Natal, Berikut Arahan Pj Gubernur Bahtiar kepada ASN Lingkup Pemprov Sulsel

- Admin

Rabu, 27 Desember 2023 - 13:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, memimpin langsung upacara apel pagi pasca Libur Natal 2023

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, memimpin langsung upacara apel pagi pasca Libur Natal 2023

Mufasyahnews.com, Makassar – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, memimpin langsung upacara apel pagi pasca Libur Natal 2023, di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulsel, Rabu, 27 Desember 2023. Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulsel, ia mengucapkan selamat merayakan Natal bagi umat Kristiani.

Dalam arahannya, Pj Gubernur Bahtiar menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi penekanan. Pertama, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sulsel, yang selama tiga bulan menjadi tim di bawah kepemimpinannya, mengelola daerah ini dengan berbagai capaian yang baik. Seluruhnya telah menjalankan tugas dengan baik, sehingga mendapatkan apresiasi positif masyarakat.

“Seluruh kawan-kawan pegawai negeri dan non-pegawai negeri. Sejumlah hal telah dicapai akhir tahun ini,” ujarnya.

“Tiga bulan ini saya mengucapkan terima kasih atas pencapaian yang ada, saya datang ke sini tanggal 6 September, pencapaian kita sudah luar biasa. Itu bukan pencapaian saya, itu pencapaian kawan-kawan pejabat dan seluruh staf di Pemprov,” sambung Bahtiar.

Di awal kedatangannya sebagai Pj Gubernur Sulsel, inflasi 3,53 persen. Satu bulan kemudian, turun 1 poin. Dalam sejarah Sulsel, baru pertama kali menjadi 2,33 persen. Pencapaian terbaik per 1 Desember, pertama kalinya dalam 5 tahun di bawah angka nasional 2,86 persen sedangkan Sulsel 2,79 persen. Demikian juga penghargaan lain di tingkat nasional. Ia memotivasi agar prestasi dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

Kedua, Bahtiar berpesan untuk mengubah pola kerja aparat pemerintahan. Ia mencontohkan pegawai dinas pertanian, dinas peternakan, Kesbangpol atau dinas yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, untuk turun ke lapangan langsung. Agar pemerintahan dirasakan kehadirannya di masyarakat.

“Ubah pola kerja untuk lebih banyak ke lapangan, lebih banyak ke masyarakat,” pesannya.

Bahtiar menginginkan, 70 persen pegawainya ada di lapangan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. 30 persennya menangani administrasi. Program dan kegiatan juga tidak hanya berfokus di Kota Makassar, karena ruang lingkup Pemprov Sulsel berada di seluruh wilayah Sulsel.

“Kita sedang berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulsel. Banyak program yang berhubungan langsung dengan masyarakat yang sedang dikerjakan tim provinsi, Tim Pengendali Inflasi Daerah maupun Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah,” paparnya.

Apalagi saat ini sudah didukung dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan.

Ketiga, Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulsel adalah organisasi pemerintahan yang baik dan amanah. Pekerjaan terbesar sebagai aparat birokrasi adalah menjadi pelayan yang netral bagi seluruh masyarakat. Ia meminta pegawai, jangan mau diadu domba dan masuk ke ranah politik. Ia pun menyatakan akan melakukan penertiban dengan tegas.

“Kawan-kawan harus kerja lurus pada organisasi, kawan-kawan bukan politisi. Digaji oleh negara sama seperti saya, kawan-kawan adalah birokrat,” ucapnya.

“Fokus kerja saja sesuai yang telah diatur oleh negara, kita akan memberikan reward dan punishment yang jelas,” pungkasnya.

Selanjutnya, gubernur melakukan silaturahmi bersama seluruh pejabat dan pegawai lingkup Pemprov di Ruang Pola Kantor Gubernur.

Berita Terkait

Ketua KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL yang Humanis dan Partisipatif di Kota Makassar
Piala Dunia 2026 : Portugal Ditahan Imbang RD Kongo 1-1 pada Laga Perdana Grup K
Literasi Keuangan Jadi Sorotan dalam Seminar PAI dan OJK di Unhas
Tim Pengabdian UNHAS Dorong Penguatan Tata Kelola Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal di Desa Bontomarannu Kepulauan Selayar
Demo Mahasiswa Kembali Digelar di Makassar, 1.500 Personel Polisi Disiagakan
Mahasiswa dan Pemuda Sulsel Siap Gelar Unjuk Rasa di Sejumlah Titik Kota Makassar
Baliho Penolakan PSEL Terpasang di Tamalanrea, Warga Soroti Dampak Lingkungan
Unhas Bantah Isu 28 Mahasiswa Diskors Usai Kritik Pengelolaan MBG

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:39 WITA

Ketua KNPI Ujung Pandang Dukung Relokasi PKL yang Humanis dan Partisipatif di Kota Makassar

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:02 WITA

Piala Dunia 2026 : Portugal Ditahan Imbang RD Kongo 1-1 pada Laga Perdana Grup K

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:36 WITA

Literasi Keuangan Jadi Sorotan dalam Seminar PAI dan OJK di Unhas

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:50 WITA

Tim Pengabdian UNHAS Dorong Penguatan Tata Kelola Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal di Desa Bontomarannu Kepulauan Selayar

Senin, 15 Juni 2026 - 12:43 WITA

Demo Mahasiswa Kembali Digelar di Makassar, 1.500 Personel Polisi Disiagakan

Senin, 15 Juni 2026 - 12:40 WITA

Mahasiswa dan Pemuda Sulsel Siap Gelar Unjuk Rasa di Sejumlah Titik Kota Makassar

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:07 WITA

Baliho Penolakan PSEL Terpasang di Tamalanrea, Warga Soroti Dampak Lingkungan

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:03 WITA

Unhas Bantah Isu 28 Mahasiswa Diskors Usai Kritik Pengelolaan MBG

Berita Terbaru

Sport & Esport

Piala Dunia 2026 : Uruguay vs Tanjung Verde Berakhir Imbang 2-2

Senin, 22 Jun 2026 - 16:04 WITA