Mufasyahnews.com, Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunjuk Simon Tahamata sebagai Kepala Pemandu Bakat (Head of Scouting) sepak bola nasional. Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen PSSI dalam memperkuat fondasi pengembangan pemain nasional, khususnya dalam persiapan menuju Piala Dunia 2026 dan masa depan sepak bola Indonesia.
Simon Tahamata, legenda sepak bola asal Belanda berdarah Maluku, memiliki rekam jejak yang impresif baik sebagai pemain maupun pelatih. Selama karier profesionalnya, ia memperkuat klub-klub ternama seperti Ajax Amsterdam, Standard Liège, Feyenoord, dan Germinal Ekeren. Di level internasional, Tahamata mencatatkan 22 penampilan bersama tim nasional Belanda. Setelah pensiun, ia mengabdikan diri dalam pengembangan pemain muda, termasuk melatih tim-tim junior di Ajax dan mendirikan Simon Tahamata Soccer Academy.
Dalam peran barunya di PSSI, Tahamata bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan merekrut talenta potensial, baik dari dalam negeri maupun diaspora Indonesia di luar negeri, terutama di Belanda. Pengalamannya yang luas di sepak bola Eropa diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam pengembangan bakat pemain Indonesia.
Penunjukan Tahamata juga sejalan dengan strategi PSSI yang kini dipimpin oleh Patrick Kluivert sebagai pelatih tim nasional. Kombinasi pengalaman dan jaringan internasional keduanya diharapkan dapat memperkuat struktur pembinaan pemain dan meningkatkan daya saing tim nasional Indonesia di kancah internasional.
Dengan bergabungnya Simon Tahamata, PSSI menunjukkan keseriusannya dalam membangun sistem scouting yang lebih terstruktur dan efektif, guna mencetak generasi pemain yang mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.












