Mufasyahnews.com, Makassar – Memasuki hari kedua pelaksanaan The 2nd APEBSKID International Conference yang mengusung tema “Multidisciplinary Approach in Research and Education for Humanity,” antusiasme peserta semakin meningkat. Sebanyak 34 paper ilmiah dipresentasikan oleh akademisi dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi.
Konferensi internasional ini diselenggarakan oleh Asosiasi Peneliti dan Dosen Bidang Sosial, Komunikasi, Ilmu Budaya, dan Pendidikan Indonesia (APEBSKID) bekerja sama dengan Universitas Muslim Indonesia (UMI). Kegiatan tersebut menjadi wadah penting bagi para akademisi lintas disiplin ilmu untuk membahas berbagai isu aktual terkait pendidikan, komunikasi, budaya, teknologi, dan kemanusiaan.
Berlangsung di Hotel Almadera Makassar, forum ilmiah ini menghadirkan sejumlah subtema menarik, di antaranya The Role of Technology, Media, and Communication in Humanitarian Advocacy, Educational Transformation to Prepare a Humanity-Conscious Generation, serta Sustainable Development and Social Justice: A Multidisciplinary Perspective.
Ketua Panitia, Dr. Rahmawati, M.Hum, mengungkapkan bahwa tingginya partisipasi peserta menunjukkan semangat besar akademisi dari berbagai daerah untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
“Partisipasi yang meluas dari berbagai universitas menunjukkan bahwa riset multidisipliner bukan hanya tentang teori, tetapi juga tentang bagaimana ilmu dapat menjadi jalan kemanusiaan,” ujar Dr. Rahmawati.
Melalui diskusi dan kolaborasi riset yang terjalin dalam konferensi ini, APEBSKID berharap dapat memperkuat jejaring penelitian nasional serta mendorong terwujudnya kolaborasi antarperguruan tinggi di Indonesia dalam memajukan ilmu pengetahuan yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.












