Amerika Serikat dan Arab Saudi Tandatangani Kesepakatan Pertahanan Terbesar Senilai USD 142 Miliar

- Admin

Rabu, 14 Mei 2025 - 13:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menandatangani kesepakatan pertahanan yang disebut sebagai terbesar dalam sejarah Amerika Serikat, dengan nilai mencapai USD 142 miliar atau sekitar Rp2.358 triliun.

Kesepakatan ini merupakan bagian dari total paket kerja sama investasi bilateral senilai USD 600 miliar, yang diumumkan dalam kunjungan kenegaraan Presiden Trump ke Arab Saudi. Kunjungan ini sekaligus menjadi lawatan luar negeri pertama Presiden Trump sejak menjabat kembali, dan Arab Saudi menjadi negara pertama yang dikunjunginya dalam rangkaian tur ke kawasan Teluk.

Dalam pernyataan resmi, Gedung Putih menyebutkan bahwa kerja sama ini mencerminkan komitmen Amerika Serikat dan Arab Saudi untuk memperkuat kemitraan strategis di bidang pertahanan dan keamanan regional. Paket pertahanan tersebut mencakup sistem pertahanan udara dan rudal, teknologi ruang angkasa, keamanan maritim, sistem komunikasi, serta pelatihan militer.

“Menegaskan komitmen kami untuk memperkuat kemitraan pertahanan dan keamanan, Amerika Serikat dan Arab Saudi menandatangani kesepakatan penjualan pertahanan terbesar dalam sejarah—hampir mencapai USD 142 miliar, yang menyediakan Arab Saudi peralatan dan layanan tempur tercanggih dari lebih dari selusin perusahaan pertahanan AS,” demikian disampaikan dalam pernyataan resmi pemerintah AS.

Tak hanya mencakup aspek militer, kerja sama ini juga melibatkan sektor teknologi dan energi. Sejumlah perusahaan teknologi besar asal Amerika Serikat, termasuk di bidang komputasi awan dan kecerdasan buatan, berkomitmen berinvestasi puluhan miliar dolar di Arab Saudi. Sebaliknya, perusahaan-perusahaan Saudi juga akan melakukan investasi strategis di AS.

Presiden Trump menyampaikan bahwa kesepakatan ini tidak hanya memperkuat pertahanan regional, tetapi juga membuka peluang kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan dan menciptakan lapangan kerja bagi kedua negara.

Berita Terkait

Kebakaran Asrama Putri di Kenya Tewaskan 16 Siswi, Puluhan Dirawat
Terik Menyengat di Mina, Jemaah Haji Diminta Tunda Lempar Jumrah
KPK Panggil Muhadjir Effendy sebagai Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji
Prabowo Puji Amran Sukses Wujudkan Swasembada Pangan dalam Setahun
Sidang Tuntutan Noel di Kasus Pemerasan Sertifikat K3 Digelar 18 Mei
Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi
Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Gus Ipul
Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa dan Pengacara Saling Bentak di Ruang Sidang

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:15 WITA

Kebakaran Asrama Putri di Kenya Tewaskan 16 Siswi, Puluhan Dirawat

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:39 WITA

Terik Menyengat di Mina, Jemaah Haji Diminta Tunda Lempar Jumrah

Senin, 18 Mei 2026 - 16:07 WITA

KPK Panggil Muhadjir Effendy sebagai Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:34 WITA

Prabowo Puji Amran Sukses Wujudkan Swasembada Pangan dalam Setahun

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:04 WITA

Sidang Tuntutan Noel di Kasus Pemerasan Sertifikat K3 Digelar 18 Mei

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:01 WITA

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:55 WITA

Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Gus Ipul

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:52 WITA

Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa dan Pengacara Saling Bentak di Ruang Sidang

Berita Terbaru

Sport & Esport

Barcelona Siapkan Tawaran Menggiurkan untuk Datangkan Julian Alvarez

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:50 WITA