Asosiasi Petani Lada Loeha Raya Bantah Publikasi PT Vale Indonesia: Masyarakat Loeha Tak Pernah Sepakat Pertambangan di Tanamalia

- Admin

Rabu, 20 Maret 2024 - 14:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asoasial Petani Lada Loeha Raya menyanggah bahwa pihaknya mengadakan pertemuan dengan PT Vale

Asoasial Petani Lada Loeha Raya menyanggah bahwa pihaknya mengadakan pertemuan dengan PT Vale

Mufasyahnews.com, Makassar – Asoasial Petani Lada Loeha Raya menyanggah bahwa pihaknya mengadakan pertemuan dengan PT Vale dan sepakat dengan pertambangan di Tanamalia.

Bahkan menurut Asosiasi Petani Lada Loeha Raya, pertemuan tersebut tidak mewakili masyarakat Loeha Raya, karena pertemuan itu diikuti oleh orang-yang tidak punya kebun di Tanamalia.

Ketua Asosiasi Petani Lada Loeha Raya, Yahya Muchtar menyayangkan PT Vale yang mengklaim telah bertemu Masyarakat beberapa hari lalu dan menyebarkan informasi tidak benar bahwa masyarakat setuju agar Vale menjalan pertambangan yang baik di Tanamalia.

“Pertemuan tersebut tidak mewakili masyarkat Loeha Raya apalagi tidak melibatkan petani dan perempuan di Loeha Raya, sehingga kami minta PT Vale tidak membuat berita bohong,” ujar Yahya.

Yahya Muchtar mengatakan, kalau pun PT VALE menerapkan Good Mining Practices itu bukan menjadi solusi bagi kami petani, justru malah merugikan masyarakat karna dampak dari adanya perusahan itu sangat merusak lingkungan dan perkebunan petani.

“Walapun pihak PT Vale menerapkan good mining practice, tidak ada jaminan kebun petani terbebas dari dampak tambang, justru malah merusak lingkungan dan perkebun kami,” Lanjutnya Yahya Muhtar

Ali Kamri Nawir salah satu warga yang tergabung dalam asosiasi petani lada loeha raya mengatakan bahwa, pertemuan masyarakat dengan pihak PT Vale itu tidak mewakili aspirasi masyarakat se-Loeha Raya

“Pertemuan tersebut sama sekali tidak mewakili aspirasi kami, yang seharusnya PT.VALE langsung temui kami di seberang membahas soal konflik yang ada di loeha raya” tegas Ali Kamri Nawir

Menurt Ali Kamri Nawir, kami juga mengundang PT. VALE untuk bertemu langsung dengan petani loeha raya tapi untuk membahas namun sampai saat ini tak kunjung menemui petani.

“Kami beberapa kali mengundang pihak PT. VALE untuk bertemu langsung dengan masyarakat Loeha Raya tapi tidak pernah hadir di kampung temui kami”Lanjut Ali Kamri Nawir

Oleh karena itu Asosisasi Petani Lada Loeha Raya akan terus berjuang menolak pertambangan PT Vale Indonesia di Blok tanamalia kerena mengancam lingkungan dan perkebunan milik petani Loeha Raya yang hasilnya sudah lama dirasakan oleh masyarakat.

“Kami dari Asosisasi akan terus berjuang menolak pertambangan PT Vale Indonesia khususnya yang ada di blok tanamalia, karena pertambangan akan merusak lingkungan dan perkebunan. Karena dari lama mi kami menikmati hasil perkebun lada,” tutup Yahya.

Penulis : Risal

Berita Terkait

Pemkot Makassar Adopsi Konsep Blok M untuk Hidupkan Kembali Pasar Sentral
Pemkot Makassar Gelar Uji Kompetensi Calon Pimpinan Baznas 2026–2031
Aksi 30 Tahun Tragedi Amarah di UMI Makassar Berujung Bentrok
Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar
Munafri Arifuddin: Makassar Berkomitmen Capai Target Pengelolaan Sampah 2029
Munafri Dukung Penuh Mubes IKA Unhas, Makassar Matangkan Persiapan Sambut Alumni
Berawal dari Instagram, Remaja 17 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Makassar
Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Narkoba di Makassar, Kurir Digaji Rp20 Juta per Kg

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 22:37 WITA

Pemkot Makassar Adopsi Konsep Blok M untuk Hidupkan Kembali Pasar Sentral

Minggu, 26 April 2026 - 22:18 WITA

Pemkot Makassar Gelar Uji Kompetensi Calon Pimpinan Baznas 2026–2031

Jumat, 24 April 2026 - 20:56 WITA

Aksi 30 Tahun Tragedi Amarah di UMI Makassar Berujung Bentrok

Jumat, 24 April 2026 - 14:30 WITA

Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar

Jumat, 24 April 2026 - 14:17 WITA

Munafri Dukung Penuh Mubes IKA Unhas, Makassar Matangkan Persiapan Sambut Alumni

Kamis, 23 April 2026 - 14:09 WITA

Berawal dari Instagram, Remaja 17 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Makassar

Rabu, 22 April 2026 - 20:22 WITA

Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Narkoba di Makassar, Kurir Digaji Rp20 Juta per Kg

Rabu, 22 April 2026 - 13:26 WITA

16.757 Jemaah Haji Embarkasi Makassar Siap Berangkat, Cek Jadwal Lengkap Keberangkatan 43 Kloter

Berita Terbaru