Aksi 30 Tahun Tragedi Amarah di UMI Makassar Berujung Bentrok

- Admin

Jumat, 24 April 2026 - 20:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Aksi mahasiswa memperingati 30 tahun tragedi April Makassar Berdarah (Amarah) di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berujung bentrok pada Jumat (24/4/2026) malam. Kericuhan terjadi setelah mahasiswa menutup akses jalan sejak sore hingga malam, yang memicu kemacetan panjang dan protes dari pengguna jalan.

Penutupan Jalan Urip Sumoharjo menyebabkan arus lalu lintas dari arah Jalan Perintis Kemerdekaan maupun sebaliknya lumpuh total. Sejumlah pengendara turun dari kendaraan dan menyampaikan keberatan mereka. Namun, situasi memanas ketika mahasiswa tetap mempertahankan penutupan jalan dan terlibat adu argumen dengan warga.

“Jangan ditutup jalan, kasihan kami pengguna jalan. Apa semua harus ditutup?” ujar seorang pengendara dengan nada kesal.

Ketegangan meningkat saat seorang pengemudi mobil nekat menerobos barikade. Meski sempat dihadang oleh mahasiswa, kendaraan tersebut tetap melaju dan keluar dari kerumunan. Seorang mahasiswa sempat berupaya mengejar sambil membawa batu, namun urung melempar setelah diingatkan rekannya.

Di tengah situasi yang memanas, mahasiswa tetap melanjutkan orasi. Selain mengenang tragedi Amarah, mereka juga menuntut keadilan bagi Andrie Yunus, korban penyiraman air keras yang diduga melibatkan oknum TNI. Orator menilai penanganan kasus tersebut tidak transparan karena diproses melalui peradilan militer.

“Kami juga ingin hidup tenang, tapi kalau bukan kami yang menyuarakan, siapa lagi yang memperjuangkan keadilan bagi Andrie Yunus?” teriak orator.

Situasi semakin tidak terkendali sekitar pukul 19.35 WITA. Puluhan hingga ratusan pengemudi ojek online (ojol) datang dari arah flyover dan langsung menyerang massa mahasiswa. Diawali dengan suara petasan, para pengemudi kemudian melempari mahasiswa dengan batu hingga memicu kepanikan.

Aksi tersebut membuat mahasiswa kocar-kacir dan membubarkan diri. Sejumlah pengemudi ojol bahkan masuk ke area kampus UMI untuk mengejar massa aksi.

“Dari sore jalan ditutup terus, sampai sekarang masih juga,” teriak salah satu pengemudi ojol.

Tak lama berselang, aparat kepolisian tiba di lokasi dan berupaya meredakan situasi. Petugas mengimbau mahasiswa menghentikan aksi dan membuka kembali akses jalan bagi masyarakat.

“Kami minta jalan dibuka. Waktu unjuk rasa sudah selesai, silakan kembali ke rumah masing-masing,” ujar petugas melalui pengeras suara dari mobil pengurai massa.

Hingga situasi berangsur kondusif, arus lalu lintas di sekitar lokasi mulai kembali normal.

Berita Terkait

Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Paparkan Enam Program Kerja Pertanian dan Teknologi Tepat Guna di Banyorang 1
Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Unhas Gelombang 116 Sampaikan Program Kerja dalam Seminar Awal di Desa Bola Bulu
5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Sidang Praperadilan Bahtiar Baharuddin Masuki Babak Akhir, Putusan Dibacakan Hari Ini
Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Selidiki Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
Video Dugaan Pungli Jabatan Kepala Sekolah Beredar, Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Selidiki Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
Semarak Piala Dunia 2026, Kepala TVRI Sulsel Hadiri Nobar Guna Perkuat Silaturahmi Antarinstansi
Wakil Ketua II DPRD Makassar Anwar Faruq Hadiri Car Free Day “Polri untuk Masyarakat” Peringati HUT Bhayangkara ke-80

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:03 WITA

Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Paparkan Enam Program Kerja Pertanian dan Teknologi Tepat Guna di Banyorang 1

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:23 WITA

Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Unhas Gelombang 116 Sampaikan Program Kerja dalam Seminar Awal di Desa Bola Bulu

Senin, 29 Juni 2026 - 16:55 WITA

5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total

Senin, 29 Juni 2026 - 16:42 WITA

Sidang Praperadilan Bahtiar Baharuddin Masuki Babak Akhir, Putusan Dibacakan Hari Ini

Senin, 29 Juni 2026 - 16:38 WITA

Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Selidiki Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:45 WITA

Video Dugaan Pungli Jabatan Kepala Sekolah Beredar, Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Selidiki Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:42 WITA

Semarak Piala Dunia 2026, Kepala TVRI Sulsel Hadiri Nobar Guna Perkuat Silaturahmi Antarinstansi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:27 WITA

Wakil Ketua II DPRD Makassar Anwar Faruq Hadiri Car Free Day “Polri untuk Masyarakat” Peringati HUT Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru