Mufasyahnews.com, Jakarta – Pengunduran diri Direktur Utama Televisi Republik Indonesia, Iman Brotoseno, menuai sorotan dari parlemen. Anggota Komisi VII DPR RI, T. Zulkarnaini Ampon Bang, menegaskan proses transisi kepemimpinan di TVRI tidak boleh mengganggu persiapan lembaga sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia FIFA 2026.
Ia mengatakan pergantian pucuk pimpinan harus dilakukan secara cepat dan profesional agar agenda strategis, khususnya persiapan siaran ajang sepak bola dunia tersebut, tetap berjalan sesuai rencana. Menurutnya, skala Piala Dunia menuntut kesiapan teknis, manajerial, hingga finansial yang matang.
Zulkarnaini menekankan, persiapan tidak hanya terkait kualitas transmisi, tetapi juga mencakup strategi distribusi konten, optimalisasi kanal digital, serta kesiapan sumber daya manusia. Ia menilai momentum Piala Dunia harus dimanfaatkan untuk memperkuat citra TVRI sebagai lembaga penyiaran publik yang modern dan kompetitif.
Karena itu, ia mendorong Dewan Pengawas dan manajemen TVRI segera menunjuk pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama guna menjaga kesinambungan kepemimpinan. Stabilitas internal dan tata kelola profesional dinilai menjadi kunci agar seluruh tahapan berjalan sesuai target.
Diketahui, Iman Brotoseno mengumumkan pengunduran dirinya dalam rapat mingguan TVRI yang digelar secara hibrida pada Senin (23/2/2026). Rapat tersebut dihadiri jajaran direksi, kepala satuan kerja, serta pimpinan stasiun TVRI di seluruh Indonesia.
Iman menyatakan mundur untuk fokus pada pemulihan kesehatan. Dewan Pengawas TVRI saat ini memproses pengunduran diri tersebut sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2024 tentang Lembaga Penyiaran Publik TVRI. Dalam waktu maksimal 14 hari sejak surat diterima, Dewan Pengawas akan menggelar sidang untuk menyetujui atau menolak permohonan tersebut.












