Dubes Prancis Kagumi Energi Kreatif Anak Muda Makassar di MIWF 2026

- Admin

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Diplomasi budaya antara Indonesia dan Prancis semakin erat melalui penyelenggaraan Makassar International Writers Festival 2026. Festival literasi terbesar di kawasan timur Indonesia itu menjadi ruang pertemuan sastra, film, dan pertukaran gagasan lintas negara yang melibatkan berbagai pelaku budaya internasional.

Pada penyelenggaraan tahun ini, festival menghadirkan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, bersama penulis dan sutradara asal Prancis, Philippe Claudel. Kehadiran delegasi budaya Prancis tersebut menjadi kali pertama negara itu terlibat langsung dalam festival yang digagas Lily Yulianti Farid.

Di sela rangkaian kegiatan MIWF 2026, rombongan Kedutaan Besar Prancis mengunjungi Kantor Kompas TV di Jalan Pengayoman, Kecamatan Panakkukang, Jumat (15/5/2026). Dalam kunjungan itu, Fabien Penone mengungkapkan kekagumannya terhadap Kota Makassar yang dinilai memiliki energi kreatif kuat, terutama dari kalangan anak muda.

“Ini adalah salah satu kota favorit kami dan saya sangat senang berada di sini untuk mengembangkan kerja sama kita lebih lanjut,” ujar Penone.

Menurut Penone, Prancis saat ini tengah memperluas diplomasi budaya dengan Indonesia dan tidak hanya berfokus di Jakarta. Makassar disebut menjadi salah satu kota penting dalam pengembangan kerja sama budaya, pendidikan, hingga ekonomi kreatif.

Ia menambahkan, hubungan yang dibangun Prancis dengan Makassar tidak hanya menyentuh dunia sastra, tetapi juga perfilman. Kedutaan Besar Prancis, kata dia, turut mengikuti perkembangan sineas muda Makassar, Khozy Rizal, yang belakangan mendapat perhatian internasional setelah film terbarunya masuk dalam program Critics’ Week di Festival Film Cannes.

“Kami bekerja sama dengan industri sinema Anda di Makassar, tetapi kami pikir penting juga untuk bekerja di bidang sastra dan buku,” kata Penone.

Sementara itu, Philippe Claudel menilai sastra memiliki kekuatan untuk mendekatkan manusia di tengah dunia yang semakin keras dan penuh jarak sosial. Menurutnya, festival sastra seperti MIWF menjadi ruang penting untuk membangun pemahaman antarmanusia melalui karya dan dialog budaya.

“Di dunia yang aneh dan keras ini, kita perlu mengenal satu sama lain dengan lebih baik,” ujar Claudel.

Penulis novel Les Ames Grises itu juga mengaku terkesan dengan antusiasme anak muda Makassar yang memadati forum-forum diskusi MIWF 2026. Ia menilai suasana festival berlangsung hidup dan penuh semangat.

“Ada suasana yang penuh semangat, dan saya merasa sangat penting bagi anak muda dari Makassar untuk datang ke festival ini,” katanya.

Dalam festival tersebut, Claudel turut mengikuti diskusi mengenai surealisme dan realisme magis dalam sastra Prancis dan Indonesia. Diskusi itu memperlihatkan bagaimana karya sastra dari dua budaya berbeda dapat saling terhubung melalui pengalaman manusia yang universal.

Philippe Claudel dikenal sebagai salah satu penulis dan sutradara terkemuka asal Prancis. Namanya mendunia lewat novel Les Ames Grises atau Grey Souls yang terbit pada 2003 dan telah diterjemahkan ke berbagai bahasa. Selain menulis novel seperti Brodeck’s Report dan Monsieur Linh and His Child, ia juga sukses di dunia perfilman melalui film debut I’ve Loved You So Long yang mendapat perhatian internasional dan dibintangi Kristin Scott Thomas.

Melalui MIWF 2026, diplomasi budaya Prancis di Makassar tidak lagi sekadar pertemuan formal antarnegara. Sastra, film, dan kreativitas anak muda menjadi jembatan baru yang mempertemukan dua budaya dalam ruang yang lebih akrab, terbuka, dan setara.

Berita Terkait

BBPOM Makassar Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal, Sita Produk Berbahaya Rp700 Juta
Penemuan Jenazah Wanita di Hotel Makassar Hebohkan Warga Jalan Sungai Saddang
Reses DPRD Makassar, William Dorong Perbaikan Pipa Air Bersih di Wilayah Utara
Harga Oli dan Suku Cadang Motor di Makassar Merangkak Naik Sejak Mei 2026
Warga Tamalanrea Tolak Pemindahan Proyek PSEL, Khawatir Dampak Lingkungan
Mahasiswi Unhas Angkatan 2024 Ditemukan Tewas di Kawasan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi
BPBD Makassar Siapkan 1.000 Tandon Air Hadapi Ancaman Kekeringan El Nino 2026

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:57 WITA

BBPOM Makassar Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal, Sita Produk Berbahaya Rp700 Juta

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:52 WITA

Penemuan Jenazah Wanita di Hotel Makassar Hebohkan Warga Jalan Sungai Saddang

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:16 WITA

Reses DPRD Makassar, William Dorong Perbaikan Pipa Air Bersih di Wilayah Utara

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:16 WITA

Warga Tamalanrea Tolak Pemindahan Proyek PSEL, Khawatir Dampak Lingkungan

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:11 WITA

Mahasiswi Unhas Angkatan 2024 Ditemukan Tewas di Kawasan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:01 WITA

Dubes Prancis Kagumi Energi Kreatif Anak Muda Makassar di MIWF 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:36 WITA

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:30 WITA

BPBD Makassar Siapkan 1.000 Tandon Air Hadapi Ancaman Kekeringan El Nino 2026

Berita Terbaru

Sport & Esport

Persib Fokus Hadapi Persijap, Igor Tolic Tegaskan Belum Ada Pesta Juara

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:12 WITA

Sport & Esport

Pep Guardiola Buka Suara Soal Masa Depan di Manchester City

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:05 WITA