Mufasyahnews.com, Makassar – Aksi kekerasan yang diduga dilakukan geng motor kembali terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Seorang remaja berusia 16 tahun, Arya Randarman, menjadi korban penganiayaan brutal oleh sekelompok pemotor bersenjata tajam di Jalan Angkasa, pada Senin (20/4/2026) dini hari.
Korban mengalami luka serius setelah diserang menggunakan parang dan busur. Selain itu, sepeda motor dan telepon genggam miliknya juga dibawa kabur oleh para pelaku.
Peristiwa ini bermula saat Arya, warga Barombong, Kabupaten Gowa, yang sehari-hari bekerja sebagai teknisi servis ponsel, dalam perjalanan pulang usai berkumpul di sebuah warung kopi. Saat melintas dan berhenti sejenak di Jalan Angkasa, korban tiba-tiba didatangi rombongan geng motor yang melaju dari arah pusat kota menuju kawasan Daya.
Melihat korban seorang diri, beberapa pelaku kemudian berbalik arah dan langsung mengejar. Mereka menyerang korban dengan menghunus parang serta menggunakan busur panah.
Teriakan korban sempat mengundang perhatian warga sekitar yang bergegas menuju lokasi kejadian. Namun, saat ditemukan, Arya sudah dalam kondisi tergeletak dan bersimbah darah di depan salah satu rumah warga.
Petugas dari Polsek Panakkukang yang tiba di tempat kejadian perkara segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan penanganan medis.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka robek cukup parah di bagian tangan kanan, punggung, dan leher. Bahkan, saat dievakuasi, sebuah anak panah masih tertancap di bagian tubuh korban.
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Uji Mugni, mengatakan pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kasus tersebut. Polisi juga telah mengantongi sejumlah petunjuk dan sedang memburu para pelaku yang identitasnya mulai teridentifikasi.
Hingga kini, aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika mengetahui informasi terkait keberadaan para pelaku.












