Iklan Film “Aku Harus Mati” Dinilai Meresahkan, Berujung Diturunkan

- Admin

Minggu, 5 April 2026 - 19:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menurunkan sejumlah papan reklame promosi film bertuliskan “Aku Harus Mati” setelah menuai keluhan masyarakat karena dianggap menimbulkan ketidaknyamanan di ruang publik.

Penertiban dilakukan setelah konten iklan tersebut viral di media sosial. Dalam unggahan yang beredar, billboard menampilkan tulisan mencolok “Aku Harus Mati” dengan latar visual makhluk berwarna biru bermata merah, yang dinilai sebagian warga meresahkan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan biro reklame terkait untuk segera menurunkan materi iklan tersebut. Penurunan dilakukan langsung oleh pihak biro reklame.

“Sudah kami koordinasikan, dan billboard diturunkan oleh pihak biro reklame,” ujar Satriadi saat dikonfirmasi.

Sejauh ini, tiga titik reklame telah ditertibkan, masing-masing di Jalan Puri Kembangan dan Jalan Daan Mogot Km 11 (Jembatan Gantung), Jakarta Barat, serta di Pos Polisi Perempatan Harmoni, Jakarta Pusat. Satu billboard diturunkan pada Sabtu (4/4), sementara dua lainnya ditertibkan pada Minggu (5/4).

Satriadi menegaskan, pihaknya akan terus memantau apabila ditemukan materi serupa di lokasi lain. “Jika ada laporan tambahan, kami akan lakukan penertiban,” katanya.

Sementara itu, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo, menyebut langkah ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga kenyamanan masyarakat di ruang publik. Ia memastikan setiap laporan warga akan ditindaklanjuti secara cepat.

“Total ada tiga lokasi yang telah ditertibkan, terdiri dari dua banner dan satu videotron. Kami akan terus memantau dan berkoordinasi untuk penanganan di titik lainnya,” ujarnya.

Yustinus menekankan pentingnya memperhatikan dampak psikologis dalam setiap materi komunikasi di ruang publik. Menurutnya, ruang publik harus tetap aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak.

Pemprov DKI Jakarta juga menyatakan akan mengambil tindakan tegas jika masih ditemukan iklan serupa. Penertiban ini diharapkan mampu meredakan keresahan warga sekaligus menjaga ketertiban dan kualitas ruang publik di ibu kota.

Berita Terkait

Cathlyn Dapat Dukungan Beasiswa dari INTI di Tengah Kontroversi Seleksi Paskibraka
Kebakaran Asrama Putri di Kenya Tewaskan 16 Siswi, Puluhan Dirawat
Terik Menyengat di Mina, Jemaah Haji Diminta Tunda Lempar Jumrah
KPK Panggil Muhadjir Effendy sebagai Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji
Prabowo Puji Amran Sukses Wujudkan Swasembada Pangan dalam Setahun
Sidang Tuntutan Noel di Kasus Pemerasan Sertifikat K3 Digelar 18 Mei
Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi
Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Gus Ipul

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 17:20 WITA

Cathlyn Dapat Dukungan Beasiswa dari INTI di Tengah Kontroversi Seleksi Paskibraka

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:15 WITA

Kebakaran Asrama Putri di Kenya Tewaskan 16 Siswi, Puluhan Dirawat

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:39 WITA

Terik Menyengat di Mina, Jemaah Haji Diminta Tunda Lempar Jumrah

Senin, 18 Mei 2026 - 16:07 WITA

KPK Panggil Muhadjir Effendy sebagai Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:34 WITA

Prabowo Puji Amran Sukses Wujudkan Swasembada Pangan dalam Setahun

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:04 WITA

Sidang Tuntutan Noel di Kasus Pemerasan Sertifikat K3 Digelar 18 Mei

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:01 WITA

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:55 WITA

Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Gus Ipul

Berita Terbaru

Sport & Esport

Yuran Fernandes Resmi Berpisah, PSM Kehilangan Kapten dan Pemimpin Tim

Senin, 1 Jun 2026 - 17:24 WITA

Sport & Esport

PSG Juara Liga Champions 2026 Usai Tundukkan Arsenal Lewat Adu Penalti

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:03 WITA