Iran Buka Selat Hormuz untuk Negara Sahabat, PBB Soroti Dampak Global

- Admin

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta – Iran membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi sejumlah negara yang dianggap sebagai mitra dekat. Kebijakan ini memungkinkan kapal tanker dari negara-negara tersebut kembali melintasi jalur strategis perdagangan minyak dunia itu di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun media sosial X milik Konsulat Jenderal Iran di Mumbai, yang mengutip Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Dalam keterangannya, Iran memberikan izin pelayaran kepada beberapa negara sahabat, yakni China, Rusia, India, Irak, serta Pakistan.

Langkah ini diambil di tengah pentingnya peran Selat Hormuz sebagai jalur utama distribusi energi global. Dengan dibukanya akses terbatas ini, kapal-kapal dari negara yang mendapat izin dapat kembali menjalankan aktivitas pengangkutan minyak.

Selain itu, Malaysia juga memastikan kapal tankernya diizinkan melintasi Selat Hormuz. Keputusan tersebut merupakan hasil komunikasi dengan sejumlah pemimpin kawasan, termasuk dari Iran, Mesir, dan Turki.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyampaikan bahwa pihaknya tengah berupaya membebaskan kapal tanker dan awak yang sempat tertahan agar dapat kembali melanjutkan perjalanan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, atas izin yang diberikan kepada kapal Malaysia.

“Kami sedang dalam proses membebaskan kapal tanker minyak Malaysia beserta para pekerjanya agar dapat melanjutkan perjalanan pulang,” ujar Anwar dalam pernyataan yang disiarkan televisi.

Di sisi lain, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turut angkat suara terkait situasi tersebut. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mendesak agar Selat Hormuz dibuka sepenuhnya demi menjaga stabilitas pasokan global.

Menurut Guterres, penutupan berkepanjangan jalur tersebut telah mengganggu distribusi minyak, gas, dan pupuk, terutama pada periode krusial musim tanam dunia. Ia juga menyoroti dampak kemanusiaan yang dirasakan masyarakat sipil di kawasan konflik.

Guterres turut menyerukan kepada Amerika Serikat dan Israel untuk segera mengakhiri konflik yang berlangsung di kawasan Asia Barat. Ia menilai perang hanya memperburuk penderitaan manusia dan meningkatkan dampak ekonomi global.

Selain itu, ia juga meminta Iran untuk menghentikan serangan terhadap negara-negara tetangga yang tidak terlibat langsung dalam konflik, sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan di kawasan.

Berita Terkait

Fenomena “Godzilla El Nino” Ancam Indonesia, Kemarau Diperkirakan Lebih Kering Dari Biasanya
Dua Tanker Indonesia Akhirnya Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Selat Hormuz
Pemerintah Resmi Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026
Arus Balik Lebaran 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus 256 Ribu Kendaraan
BGN Tegaskan SPPG Bukan Ajang Bisnis, Soroti Mitra Joget di Dapur SPPG
DPR : Pemotongan Gaji Saja Tak Cukup, Anggaran Harus Efisien
Pesawat Air Canada Tabrak Truk Pemadam di Bandara LaGuardia, Dua Tewas dan Puluhan Terluka
Sempat Tahanan Rumah, Yaqut Kini Kembali ke Rutan KPK

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:28 WITA

Fenomena “Godzilla El Nino” Ancam Indonesia, Kemarau Diperkirakan Lebih Kering Dari Biasanya

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:58 WITA

Iran Buka Selat Hormuz untuk Negara Sahabat, PBB Soroti Dampak Global

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:43 WITA

Dua Tanker Indonesia Akhirnya Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:35 WITA

Pemerintah Resmi Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:22 WITA

Arus Balik Lebaran 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus 256 Ribu Kendaraan

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:46 WITA

BGN Tegaskan SPPG Bukan Ajang Bisnis, Soroti Mitra Joget di Dapur SPPG

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:38 WITA

DPR : Pemotongan Gaji Saja Tak Cukup, Anggaran Harus Efisien

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:17 WITA

Pesawat Air Canada Tabrak Truk Pemadam di Bandara LaGuardia, Dua Tewas dan Puluhan Terluka

Berita Terbaru