Mufasyahnews.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia siap keluar dari keanggotaan Board of Peace (BoP) jika forum internasional tersebut tidak memberikan manfaat nyata bagi perjuangan kemerdekaan Palestina.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat bersilaturahmi dan berdialog dengan lebih dari 160 kiai dan ulama di halaman tengah Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Cholil Nafis, mengatakan Presiden berkomitmen menjadikan keikutsertaan Indonesia di BoP semata-mata untuk mendukung kemerdekaan Palestina.
Menurut Cholil, Prabowo menyatakan tidak akan bertahan di forum tersebut apabila kehadiran Indonesia tidak memberi manfaat bagi rakyat Palestina.
“Beliau bertekad bahwa keikutsertaan Indonesia di BoP harus untuk kemerdekaan Palestina. Jika tidak bermanfaat bagi Palestina, beliau siap mundur,” ujar Cholil.
Dalam pertemuan itu juga dibahas situasi geopolitik terbaru di Timur Tengah, termasuk serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Board of Peace sendiri merupakan forum internasional yang digagas Presiden AS Donald Trump untuk mendukung rekonstruksi Gaza pascaperang serta mendorong kemerdekaan Palestina. Namun, keberadaan forum tersebut memicu kontroversi setelah Amerika Serikat terlibat dalam serangan terhadap Iran.












