80% Lokasi Terdampak Bencana di Sumatera Kini Bebas Lumpur

- Admin

Senin, 9 Maret 2026 - 21:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com,  Jakarta  – Proses pembersihan lumpur pascabencana di tiga provinsi di Pulau Sumatera terus menunjukkan perkembangan. Hingga awal Maret 2026, sekitar 80 persen lokasi terdampak di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah berhasil dibersihkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera bersama sejumlah instansi terkait.

Juru Bicara Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Amran, menjelaskan pembersihan lumpur menjadi tahapan penting dalam proses rehabilitasi pascabencana. Langkah tersebut dilakukan untuk memulihkan aktivitas masyarakat serta memastikan fasilitas umum kembali berfungsi.

“Pembersihan lumpur merupakan bagian dari tahap rehabilitasi pascabencana yang bertujuan memulihkan akses masyarakat dan memastikan fasilitas publik dapat kembali digunakan,” kata Amran dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2026).

Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers Satgas PRR Pascabencana Sumatera yang digelar di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada hari yang sama.

Berdasarkan data terbaru Satgas PRR per Senin (9/3), dari total 508 lokasi yang menjadi target pembersihan di tiga provinsi tersebut, sebanyak 406 lokasi telah selesai ditangani. Sementara itu, 102 lokasi lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan jumlah lokasi pembersihan terbanyak. Dari total 455 titik yang menjadi sasaran, sebanyak 366 lokasi telah selesai dibersihkan, sedangkan 89 lokasi lainnya masih dalam proses penanganan.

Di Provinsi Sumatera Utara, kegiatan pembersihan dilakukan di 24 lokasi. Dari jumlah tersebut, 11 lokasi telah rampung dibersihkan dan 13 lokasi lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Sementara itu, proses pembersihan lumpur di Provinsi Sumatera Barat telah selesai sepenuhnya. Sebanyak 29 lokasi terdampak di wilayah tersebut telah berhasil dibersihkan atau mencapai progres 100 persen.

Amran juga menyebut sejumlah fasilitas pendidikan di Aceh Timur telah kembali bersih dari lumpur. Di antaranya SD Lokop dan sebuah SMP di Kecamatan Lokop yang kini sudah dapat digunakan kembali.

“Beberapa sekolah seperti SD Lokop dan SMP di Kecamatan Lokop, Aceh Timur, sudah dibersihkan sepenuhnya, baik di dalam ruangan maupun di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Berita Terkait

Delapan Tahun Dampingi Jokowi, Mayor Windra Sanur Akhiri Pengabdian di Paspampres
KPK Dalami Mutasi Hakim PN Depok dalam Kasus Suap Sengketa Lahan
Paus Leo XIV Tolak Berdebat dengan Trump, Perdamaian Tetap Prioritas
KPK : Belum Ada Permintaan Keterangan dari Dewas Terkait Kasus Yaqut
Kejagung Kasasi Putusan Bebas Aktivis Delpedro, Aturan KUHAP Jadi Sorotan
Polda Sulut Tegaskan Mutasi Aipda Vicky Bukan Terkait Kasus Korupsi yang Tengah Berjalan
Iklan Film “Aku Harus Mati” Dinilai Meresahkan, Berujung Diturunkan
Dugaan Gratifikasi Kendaraan di Kejari Karo Disinggung DPR

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:27 WITA

Delapan Tahun Dampingi Jokowi, Mayor Windra Sanur Akhiri Pengabdian di Paspampres

Selasa, 14 April 2026 - 18:38 WITA

KPK Dalami Mutasi Hakim PN Depok dalam Kasus Suap Sengketa Lahan

Senin, 13 April 2026 - 18:15 WITA

Paus Leo XIV Tolak Berdebat dengan Trump, Perdamaian Tetap Prioritas

Selasa, 7 April 2026 - 20:38 WITA

KPK : Belum Ada Permintaan Keterangan dari Dewas Terkait Kasus Yaqut

Selasa, 7 April 2026 - 19:27 WITA

Kejagung Kasasi Putusan Bebas Aktivis Delpedro, Aturan KUHAP Jadi Sorotan

Senin, 6 April 2026 - 20:15 WITA

Polda Sulut Tegaskan Mutasi Aipda Vicky Bukan Terkait Kasus Korupsi yang Tengah Berjalan

Minggu, 5 April 2026 - 19:41 WITA

Iklan Film “Aku Harus Mati” Dinilai Meresahkan, Berujung Diturunkan

Jumat, 3 April 2026 - 14:45 WITA

Dugaan Gratifikasi Kendaraan di Kejari Karo Disinggung DPR

Berita Terbaru