Pemkot Makassar Gandeng Cambridge untuk Tingkatkan Standar Pendidikan Internasional

- Admin

Selasa, 29 Juli 2025 - 15:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com,  Makassar –Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas global. Kali ini, langkah strategis dilakukan dengan menerima audiensi dari perwakilan Cambridge University Press dan Assessment, Selasa (29/7/2025), di Balai Kota Makassar.

Audiensi ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dodampingi tim Ahli Pemkot Makassar, Dara Nasution, Kadis Pendidikan Makassar, Achi Soleman dan dihadiri oleh Sonya Tobing, Country Head Indonesia – English Cambridge University Press and Assessment.

Pada kesempatan ini, Sonya Tobing, memaparkan sejumlah program unggulan untuk peningkatan kapasitas guru dan siswa, khususnya dalam penguasaan bahasa Inggris dan sertifikasi bertaraf internasional.

Menurut Sonya, program ini tidak hanya memperkuat kemampuan guru, tapi juga memastikan keberlanjutan ke siswa melalui pembelajaran dan penilaian yang terintegrasi.

“Tujuannya jelas, menjadikan standar pendidikan di Kota Makassar setara dengan sekolah-sekolah internasional,” jelas Sonya Tobing.

Dalam paparannya, Cambridge akan memulai dengan benchmarking test kepada guru di Makassar untuk memetakan kemampuan bahasa Inggris mereka.

Langkah ini menjadi dasar untuk menyaring peserta yang layak mengikuti sertifikasi internasional, dengan standar minimal level B1.

“Maka dari itu, mereka yang telah mencapai B1 akan langsung disiapkan untuk sertifikasi. Sementara sisanya akan diberi penguatan khusus agar bisa naik level,” terang Sonya.

Untuk menjaga keberlanjutan program, Cambridge juga akan memberikan pelatihan berkelanjutan serta mendatangkan pembicara dari Inggris dalam seminar internasional pendidikan yang akan digelar di Makassar.

Program ini tak berhenti di guru. Pembelajaran berbasis Cambridge juga akan menyasar siswa, khususnya di sekolah-sekolah piloting yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Target akhir program ini adalah siswa. Nantinya, pembelajaran akan menggunakan buku panduan Cambridge, yang telah terintegrasi dengan sertifikat internasional.

“Siswa SD Negeri misalnya, akan menerima pendidikan dengan standar yang setara sekolah swasta internasional,” ungkap Sonya dengan optimis.

Melalui kerja sama ini, Pemkot Makassar membuktikan keseriusannya mendorong reformasi pendidikan dengan menjadikan Makassar sebagai model pembelajaran modern yang inklusif, berkelanjutan, dan berstandar internasional.

Dengan guru yang tersertifikasi global dan siswa yang mendapatkan materi setara internasional, kota Makassar menjadi salah satu kota pelopor pendidikan masa depan di Indonesia.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik kolaborasi ini dan menyampaikan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas guru serta memperluas akses siswa terhadap pendidikan bermutu.

“Kami ingin semua guru memiliki standar seperti ini, tidak hanya di kemampuan bahasa, tapi juga dalam metode mengajar,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya penyelarasan dengan Dinas Pendidikan agar program Cambridge ini terintegrasi dalam sistem pembinaan guru serta kurikulum yang berjalan.

“Dengan pembelajaran yang terukur dan berstandar, kita bisa dorong pendidikan Makassar setara dengan negara lain,” tambah Munafri.

Berita Terkait

Merdeka Bermimpi, Berani Berkarya: Sambung Tangan Rayakan Semangat Kemerdekaan Bersama Anak Binaan LPKA Kelas II Maros
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Jadi Fokus Kolaborasi Paraikatte Community dan Pascasarjana UNM
Berbagi Inspirasi di PKKMB Unhas, Irwan Adnan: Jangan Takut Hadapi Setiap Proses
Soroti Pernyataan Menko Pangan, Abdul Faisal Minta Pemerintah Hormati Kewenangan Daerah
Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Paparkan Enam Program Kerja Pertanian dan Teknologi Tepat Guna di Banyorang 1
IKA FKM UMI Mengecam Keras Penunjukan Safruddin sebagai Wakil Dekan III
Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Unhas Gelombang 116 Sampaikan Program Kerja dalam Seminar Awal di Desa Bola Bulu
5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:24 WITA

Merdeka Bermimpi, Berani Berkarya: Sambung Tangan Rayakan Semangat Kemerdekaan Bersama Anak Binaan LPKA Kelas II Maros

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:23 WITA

Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Jadi Fokus Kolaborasi Paraikatte Community dan Pascasarjana UNM

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:29 WITA

Berbagi Inspirasi di PKKMB Unhas, Irwan Adnan: Jangan Takut Hadapi Setiap Proses

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Soroti Pernyataan Menko Pangan, Abdul Faisal Minta Pemerintah Hormati Kewenangan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:03 WITA

Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Paparkan Enam Program Kerja Pertanian dan Teknologi Tepat Guna di Banyorang 1

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:23 WITA

Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Unhas Gelombang 116 Sampaikan Program Kerja dalam Seminar Awal di Desa Bola Bulu

Senin, 29 Juni 2026 - 16:55 WITA

5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total

Senin, 29 Juni 2026 - 16:42 WITA

Sidang Praperadilan Bahtiar Baharuddin Masuki Babak Akhir, Putusan Dibacakan Hari Ini

Berita Terbaru