Diduga Mengantuk, Mobil Tabrak Pagar Rumah Jusuf Kalla

- Admin

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi pagar rumah Jusuf Kalla yang ditabrak pengendara mobil di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2026). (Sumber: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Kondisi pagar rumah Jusuf Kalla yang ditabrak pengendara mobil di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2026). (Sumber: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Mufasyahnews.com, Jakarta  – Sebuah mobil menabrak pagar rumah Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Murodih mengatakan, pengemudi berinisial HP (35) diduga mengantuk saat berkendara sehingga mobil kehilangan kendali. Polisi menyebut pengemudi sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya di wilayah Jagakarsa.

“Penabrak mungkin ngantuk kali dia, jadi di luar kendali (out of control),” ujar Murodih di Jakarta, Rabu.

Setelah menabrak pagar rumah, pengemudi diketahui langsung meninggalkan lokasi dan pulang. Polisi saat ini masih mendalami kronologi kejadian untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Pihak kepolisian juga tengah mengupayakan mediasi antara pengemudi dan pihak pemilik rumah terkait perbaikan kerusakan pagar.

“Informasinya, rencananya akan ada mediasi untuk diperbaiki kerusakan yang ada di sana,” kata Murodih.

Berita Terkait

1 Agustus TPA Antang Hanya Terima Sampah Residu Memicu TPS Liar, GRH-APAK Minta Kebijakan Ditunda
Kisah Tragis Pekerja Dapur MBG di Makassar, Tewas di Tangan Suami
Bocah Perempuan 11 Tahun Ditemukan Tewas di Rumah Kosong di Tallo Makassar
Polrestabes Makassar Bongkar Sindikat Narkoba Internasional, Sita Sabu Senilai Rp12 Miliar
Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi
PBNU Kecam Dugaan Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Minta Pelaku Dihukum Berat
Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding
Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:01 WITA

1 Agustus TPA Antang Hanya Terima Sampah Residu Memicu TPS Liar, GRH-APAK Minta Kebijakan Ditunda

Senin, 15 Juni 2026 - 18:18 WITA

Kisah Tragis Pekerja Dapur MBG di Makassar, Tewas di Tangan Suami

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:42 WITA

Bocah Perempuan 11 Tahun Ditemukan Tewas di Rumah Kosong di Tallo Makassar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:10 WITA

Polrestabes Makassar Bongkar Sindikat Narkoba Internasional, Sita Sabu Senilai Rp12 Miliar

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:01 WITA

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:30 WITA

PBNU Kecam Dugaan Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Minta Pelaku Dihukum Berat

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:26 WITA

Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WITA

Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI

Berita Terbaru