251 Siswa Keracunan Menu MBG, DPR Sentil BGN: Jangan Asal Kasih Izin Dapur

- Admin

Jumat, 19 September 2025 - 14:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta  – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan Badan Gizi Nasional (BGN) agar tidak sembarangan memberikan izin kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia makan bergizi gratis (MBG).

Peringatan ini disampaikan Edy usai maraknya kasus keracunan massal diduga akibat menu MBG di sejumlah daerah.

“Jangan mudah mengizinkan SPPG yang belum sesuai standar untuk beroperasi agar penerima manfaat tidak dirugikan,” kata Edy, Jumat (19/9/2025).

Politikus PDIP itu menilai akar masalah justru terletak pada BGN yang lebih mengejar kuantitas pembangunan dapur untuk menyerap anggaran, ketimbang memastikan mutu dan keamanan.

Menurut Edy, izin dapur MBG seharusnya hanya diberikan setelah melalui akreditasi atau verifikasi lembaga independen.

“Yang dikejar sekarang itu jumlah dapur, bukan kualitas. Kuantitas jadi target, sementara standar mutu diabaikan. Akibatnya, ada dapur yang dibangun asal jadi dan belum memenuhi syarat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Dinas Kesehatan, padahal BPOM sudah mendapat tambahan anggaran hingga Rp700 miliar untuk pengawasan MBG.

“Keselamatan penerima manfaat harus lebih diutamakan dibanding sekadar mengejar target pembangunan dapur,” ujarnya.

Sebelumnya, kasus keracunan massal akibat dugaan makanan MBG tercatat di beberapa daerah. Di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, 251 pelajar dari enam sekolah mengalami gejala keracunan usai menyantap menu MBG pada Rabu (17/9/2025).

Kasus serupa juga terjadi di Sumbawa, NTB, dengan 90 siswa terdampak. Sedangkan di Maluku, belasan murid SD Negeri 19 Kota Tual jatuh sakit usai mengonsumsi makanan MBG di sekolah.

 

Berita Terkait

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup
Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”
Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat
Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran
BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina
Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:48 WITA

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup

Senin, 9 Maret 2026 - 20:49 WITA

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”

Senin, 9 Maret 2026 - 19:03 WITA

Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat

Senin, 9 Maret 2026 - 18:11 WITA

Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 15:05 WITA

BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:13 WITA

Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 15:07 WITA

Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI

Senin, 2 Maret 2026 - 13:55 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

Berita Terbaru