Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina

- Admin

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta  – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia siap keluar dari keanggotaan Board of Peace (BoP) jika forum internasional tersebut tidak memberikan manfaat nyata bagi perjuangan kemerdekaan Palestina.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat bersilaturahmi dan berdialog dengan lebih dari 160 kiai dan ulama di halaman tengah Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Cholil Nafis, mengatakan Presiden berkomitmen menjadikan keikutsertaan Indonesia di BoP semata-mata untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

Menurut Cholil, Prabowo menyatakan tidak akan bertahan di forum tersebut apabila kehadiran Indonesia tidak memberi manfaat bagi rakyat Palestina.

“Beliau bertekad bahwa keikutsertaan Indonesia di BoP harus untuk kemerdekaan Palestina. Jika tidak bermanfaat bagi Palestina, beliau siap mundur,” ujar Cholil.

Dalam pertemuan itu juga dibahas situasi geopolitik terbaru di Timur Tengah, termasuk serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Board of Peace sendiri merupakan forum internasional yang digagas Presiden AS Donald Trump untuk mendukung rekonstruksi Gaza pascaperang serta mendorong kemerdekaan Palestina. Namun, keberadaan forum tersebut memicu kontroversi setelah Amerika Serikat terlibat dalam serangan terhadap Iran.

Berita Terkait

Delapan Tahun Dampingi Jokowi, Mayor Windra Sanur Akhiri Pengabdian di Paspampres
KPK Dalami Mutasi Hakim PN Depok dalam Kasus Suap Sengketa Lahan
Paus Leo XIV Tolak Berdebat dengan Trump, Perdamaian Tetap Prioritas
KPK : Belum Ada Permintaan Keterangan dari Dewas Terkait Kasus Yaqut
Kejagung Kasasi Putusan Bebas Aktivis Delpedro, Aturan KUHAP Jadi Sorotan
Polda Sulut Tegaskan Mutasi Aipda Vicky Bukan Terkait Kasus Korupsi yang Tengah Berjalan
Iklan Film “Aku Harus Mati” Dinilai Meresahkan, Berujung Diturunkan
Dugaan Gratifikasi Kendaraan di Kejari Karo Disinggung DPR

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:27 WITA

Delapan Tahun Dampingi Jokowi, Mayor Windra Sanur Akhiri Pengabdian di Paspampres

Selasa, 14 April 2026 - 18:38 WITA

KPK Dalami Mutasi Hakim PN Depok dalam Kasus Suap Sengketa Lahan

Senin, 13 April 2026 - 18:15 WITA

Paus Leo XIV Tolak Berdebat dengan Trump, Perdamaian Tetap Prioritas

Selasa, 7 April 2026 - 20:38 WITA

KPK : Belum Ada Permintaan Keterangan dari Dewas Terkait Kasus Yaqut

Selasa, 7 April 2026 - 19:27 WITA

Kejagung Kasasi Putusan Bebas Aktivis Delpedro, Aturan KUHAP Jadi Sorotan

Senin, 6 April 2026 - 20:15 WITA

Polda Sulut Tegaskan Mutasi Aipda Vicky Bukan Terkait Kasus Korupsi yang Tengah Berjalan

Minggu, 5 April 2026 - 19:41 WITA

Iklan Film “Aku Harus Mati” Dinilai Meresahkan, Berujung Diturunkan

Jumat, 3 April 2026 - 14:45 WITA

Dugaan Gratifikasi Kendaraan di Kejari Karo Disinggung DPR

Berita Terbaru