Pemerintah Wacanakan Pemotongan Gaji Pejabat Negara, Bentuk Antisipasi Dampak Krisis Global

- Admin

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta – Pemerintah mulai mengkaji secara rinci rencana pemotongan gaji jajaran kabinet dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sebagai langkah antisipatif menghadapi tekanan krisis global serta menekan defisit anggaran negara.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa opsi tersebut saat ini masih dalam tahap pendalaman. Pernyataan itu disampaikan usai memimpin rapat koordinasi di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).

Menurut Prasetyo, langkah tersebut dipertimbangkan sebagai upaya menjaga ketahanan nasional, meskipun Indonesia belum berada dalam kondisi krisis. Pemerintah, kata dia, tetap perlu bersiap menghadapi berbagai kemungkinan dampak situasi global.

Di sisi lain, pemerintah memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional masih dalam kondisi aman, meski terjadi penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Cadangan BBM disebut cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 21 hingga 25 hari ke depan, sesuai standar kapasitas penyimpanan nasional.

Prasetyo menjelaskan, sistem cadangan BBM bersifat dinamis. Artinya, stok yang berkurang akan terus diisi kembali, sehingga tidak serta-merta habis ketika mencapai batas hari tertentu.

Selain opsi pemotongan gaji, pemerintah juga menyiapkan langkah penghematan lain, termasuk menekan konsumsi BBM. Salah satu upaya yang didorong adalah peralihan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik serta pembatasan penggunaan kendaraan dinas.

“Pengurangan konsumsi BBM bisa dilakukan dengan migrasi ke transportasi publik dan pembatasan kendaraan dinas. Ini sedang difinalkan,” ujar Prasetyo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengemukakan rencana penghematan dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026). Langkah ini merespons meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang berpotensi memicu kenaikan harga minyak dunia.

Prabowo menegaskan, meskipun kondisi belum mencapai titik krisis, pemerintah perlu melakukan langkah antisipatif agar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak semakin melebar.

Ia mencontohkan sejumlah kebijakan yang bisa diterapkan, seperti pemberlakuan kerja dari rumah (work from home), efisiensi belanja, pengurangan hari kerja, hingga penghematan penggunaan BBM secara besar-besaran.

Menurutnya, pengalaman Indonesia dalam menangani krisis sebelumnya, seperti pandemi Covid-19, dapat menjadi modal dalam menghadapi situasi global saat ini.

Pemerintah kini tengah mematangkan berbagai skenario penghematan tersebut sebelum diambil keputusan final dalam waktu dekat.

Berita Terkait

5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan
Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja
Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup
BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini
Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa
Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG
BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:55 WITA

5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:47 WITA

Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:45 WITA

Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:41 WITA

Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WITA

BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:57 WITA

Qodari: MBG Tidak Akan Dihentikan Meski Didesak Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:41 WITA

Kejagung Tetapkan Asep Yusuf Somantri Tersangka Baru Korupsi Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WITA

BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Rp6 Juta per Hari

Berita Terbaru