Mufasyahnews.com, Makassar – Pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions antara Real Madrid melawan Bayern Munich akan digelar di Santiago Bernabéu Stadium, Rabu dini hari (8/4). Laga ini menjadi momen krusial bagi pelatih Madrid, Álvaro Arbeloa, yang tengah berada di bawah tekanan akibat hasil buruk timnya.
Pertemuan dua raksasa Eropa ini kerap disebut sebagai “El Clasico versi Eropa”. Selain sarat gengsi, laga ini juga menjadi ujian berat bagi Arbeloa yang posisinya dikabarkan terancam setelah Madrid tertinggal tujuh poin dari FC Barcelona di La Liga, termasuk usai kekalahan dari Mallorca.
Dari kubu tamu, Bayern Munich datang dengan kekuatan yang kembali lengkap. Penyerang andalan mereka, Harry Kane, dilaporkan telah pulih dari cedera pergelangan kaki yang sempat membuatnya absen membela timnas Inggris. Kane bahkan sudah kembali berlatih jelang keberangkatan ke Madrid.
Pelatih Bayern, Vincent Kompany, menyebut Kane sebagai sosok penting dalam tim. Namun, keputusan untuk menurunkannya akan ditentukan menjelang pertandingan, bergantung pada kondisi terakhir sang pemain.
Di sisi lain, Arbeloa meminta para pemainnya menunjukkan mental juara seperti saat menyingkirkan Manchester City di babak sebelumnya. Ia optimistis atmosfer Bernabéu dapat menjadi faktor pembeda.
“Saya ingin melihat Real Madrid yang selalu mampu bangkit saat menghadapi tim besar. Bernabéu akan kembali menghadirkan malam Liga Champions yang istimewa,” ujarnya.
Secara historis, duel kedua tim menjadi salah satu rivalitas paling sering terjadi di kompetisi Eropa, dengan total 28 pertemuan. Menariknya, dalam delapan dari 13 pertemuan fase gugur, tim pemenang akhirnya keluar sebagai juara Liga Champions di akhir musim.
Laga ini tak hanya menentukan langkah ke semifinal, tetapi juga bisa menjadi penentu masa depan Arbeloa di kursi pelatih Madrid. Sementara itu, Bayern berharap ketajaman Kane mampu membawa mereka mencuri hasil positif di Spanyol.












