Menteri PPPA Minta Maaf Atas atas Usulan Pemindahan Gerbong Wanita ke Tengah KRL

- Admin

Kamis, 30 April 2026 - 07:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyampaikan permohonan maaf kepada publik terkait pernyataannya yang dinilai kontroversial usai insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Permintaan maaf itu disampaikan Arifah pada Rabu (29/4) melalui pernyataan resmi. Ia mengakui bahwa pernyataannya mengenai usulan pemindahan gerbong khusus wanita ke bagian tengah rangkaian kereta kurang tepat dan tidak sensitif.

“Saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat. Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti dan tidak nyaman,” ujar Arifah.

Arifah menegaskan, tidak ada maksud untuk membandingkan aspek keselamatan antara perempuan dan laki-laki. Menurutnya, keselamatan seluruh penumpang harus menjadi prioritas utama tanpa memandang gender.

“Kita semua sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu, baik perempuan maupun laki-laki,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah saat ini berfokus pada penanganan korban kecelakaan, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka, agar mendapatkan penanganan terbaik.

Sebelumnya, Arifah sempat mengusulkan agar gerbong khusus wanita ditempatkan di tengah rangkaian KRL. Usulan tersebut muncul setelah terjadinya kecelakaan maut kereta api di Bekasi Timur.

Pernyataan itu disampaikan saat Arifah menjenguk korban di RSUD Bekasi pada Selasa (28/4), yang kemudian memicu perhatian dan respons dari masyarakat.

Berita Terkait

DPRD Kota Makassar Sambut Hangat Kunjungan Kerja DPRD Sulawesi Barat, Perkuat Sinergi Kelembagaan
DPRD Makassar Siap Kawal Aspirasi Warga Buakana Hasil Musrenbang 2026
Ketua DPRD Makassar Supratman Hadiri Pelantikan 6.032 Ketua RT/RW, Perkuat Sinergi Pemerintahan dan Warga
5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan
Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja
Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup
BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:34 WITA

DPRD Kota Makassar Sambut Hangat Kunjungan Kerja DPRD Sulawesi Barat, Perkuat Sinergi Kelembagaan

Rabu, 30 September 2026 - 17:15 WITA

DPRD Makassar Siap Kawal Aspirasi Warga Buakana Hasil Musrenbang 2026

Rabu, 30 September 2026 - 10:20 WITA

Ketua DPRD Makassar Supratman Hadiri Pelantikan 6.032 Ketua RT/RW, Perkuat Sinergi Pemerintahan dan Warga

Senin, 29 Juni 2026 - 16:55 WITA

5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:47 WITA

Sidang Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Masih Menunggu Putusan Praperadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:45 WITA

Kemenkes Siapkan Aturan Kemasan Seragam Rokok untuk Tekan Perokok Anak dan Remaja

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:41 WITA

Diskusi di UGM Ricuh, Nusron Wahid: Ruang Dialog Demokratis Tak Boleh Ditutup

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WITA

BEM UI Tak Ikut Demo Mahasiswa di DPR dan Monas Hari Ini

Berita Terbaru