BGN Terapkan Skema Baru, Rp500 Juta per Hari Mengalir ke Setiap Dapur MBG

- Admin

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta  – Badan Gizi Nasional (BGN) menerapkan pola baru tata kelola anggaran negara dengan menyalurkan dana langsung ke daerah tanpa melalui pemerintah daerah. Sebanyak 93 persen dari total anggaran BGN disalurkan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan dari total anggaran Rp268 triliun, sekitar Rp240 triliun beredar langsung di daerah, mulai dari Sabang hingga Merauke. Setiap SPPG disebut menerima dana sekitar Rp500 juta per hari.

Menurutnya, mekanisme ini menjadi model baru dalam penyaluran anggaran karena dana tidak lagi disalurkan melalui pemerintah daerah. Hingga saat ini, dana yang telah beredar di berbagai wilayah disebut mencapai sekitar Rp36 triliun.

Dadan menilai perputaran dana tersebut berdampak signifikan terhadap pemerataan ekonomi. Besarnya dana yang beredar di suatu daerah ditentukan oleh jumlah SPPG yang beroperasi, sehingga semakin banyak unit layanan, semakin besar pula perputaran ekonomi di wilayah tersebut.

Selain itu, kebijakan ini juga mendorong sektor produksi lokal melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Produk pertanian dan usaha lokal disebut mendapat kepastian pasar karena hasil produksi diserap dalam program tersebut. Hal ini dinilai berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani.

Ia menyebut rata-rata Nilai Tukar Petani (NTP) saat ini mencapai 125, meningkat dibandingkan sebelumnya yang berada pada kisaran 100–102. Dengan capaian tersebut, petani dinilai memiliki ruang untuk investasi dan peningkatan taraf hidup.

BGN juga memperkirakan peredaran dana hingga Maret 2026 dapat mencapai Rp62 triliun. Besarnya perputaran uang tersebut dinilai menjadi stimulus ekonomi yang signifikan dan membantu memperkuat likuiditas di daerah.

Dadan menilai kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas dampak ekonomi sekaligus meningkatkan pemerataan kesejahteraan melalui penguatan sektor pangan dan gizi nasional.

Berita Terkait

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup
Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”
Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat
Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran
BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina
Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:48 WITA

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup

Senin, 9 Maret 2026 - 20:49 WITA

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”

Senin, 9 Maret 2026 - 19:03 WITA

Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat

Senin, 9 Maret 2026 - 18:11 WITA

Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 15:05 WITA

BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:13 WITA

Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 15:07 WITA

Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI

Senin, 2 Maret 2026 - 13:55 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

Berita Terbaru

Nasional

KPK Dalami Mutasi Hakim PN Depok dalam Kasus Suap Sengketa Lahan

Selasa, 14 Apr 2026 - 18:38 WITA