Mufasyahnews.com, Makassar – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan keinginannya untuk melahirkan sosok pemimpin baru yang meneladani Joko Widodo. Ketua DPP PSI Dedek Prayudi mengatakan, Jokowi menjadi figur rujukan utama sekaligus “bapak ideologis” bagi partai berlambang mawar tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Dedek di sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026). Rakernas tersebut turut dihadiri Jokowi yang hadir sebagai Ketua Dewan Penasihat PSI.
Menurut Dedek, kepemimpinan Jokowi menjadi standar yang ingin direplikasi oleh PSI. Ia menilai Jokowi menunjukkan keteladanan sebagai pemimpin yang bekerja tenang, tidak reaktif terhadap kritik, namun mampu menghadirkan dampak nyata.
“Beliau sabar, tidak menyerang ke sana-sini meski sering dicaci. Inilah keteladanan yang ingin kami tiru. Kami ingin dari PSI lahir Jokowi-Jokowi berikutnya,” kata Dedek.
Dedek juga menyinggung arah pembangunan nasional di era Jokowi. Ia menilai Jokowi berhasil mengubah pola pembangunan yang sebelumnya dinilai terlalu terpusat di Pulau Jawa.
Selama menjabat presiden pada 2014–2024, Jokowi disebut membawa pendekatan baru melalui pemerataan pembangunan dan penguatan kedaulatan ekonomi, salah satunya lewat kebijakan hilirisasi sumber daya alam.
“Sekarang Indonesia benar-benar berdaulat atas isi perut bumi Nusantara karena hilirisasi. Bagi kami, itu adalah standar kepemimpinan nasional yang baru,” ujarnya.
Dalam Rakernas tersebut, Jokowi juga memberikan arahan kepada kader PSI agar bersikap militan dan memperluas jaringan partai hingga ke tingkat paling bawah di masyarakat. Dedek memastikan PSI siap menindaklanjuti arahan tersebut sebagai bagian dari konsolidasi dan penguatan partai ke depan.
“Bagi kami, Pak Jokowi adalah patron garis politik PSI,” kata Dedek menegaskan.












