Menkeu Purbaya Sidak ke Bea Cukai, Tinjau Sistem Monitoring dan Rencana Integrasi AI

- Admin

Rabu, 22 Oktober 2025 - 17:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada Rabu (22/10/2025). Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung sistem monitoring yang digunakan lembaga tersebut.

“Kita melihat sistem monitoring dashboard-nya Bea Cukai di sana, yang terhubung ke pelabuhan dan tempat-tempat lainnya,” kata Purbaya usai sidak.

Selain memantau sistem di kantor pusat, Purbaya juga berkomunikasi dengan petugas Bea Cukai yang sedang bertugas di kapal di sekitar wilayah Batam. “Saya juga sempat diskusi dan teleponan dengan orang Bea Cukai di kapal yang dekat ke Batam sana,” ujarnya.

Menkeu menegaskan bahwa kunjungannya bukan karena adanya kendala atau persoalan di lapangan. Ia hanya ingin memastikan sejauh mana kecanggihan sistem monitoring yang dimiliki Bea Cukai dapat dioptimalkan, terutama dalam mendukung pengawasan aktivitas perdagangan.

“Tidak ada masalah. Saya cuma ingin lihat seberapa canggih sistemnya, apakah bisa dioptimalkan untuk mengurangi praktik under invoicing yang disoroti Presiden,” jelas Purbaya.

Menurutnya, sistem yang ada saat ini sudah cukup baik, namun masih perlu pengembangan di sisi teknologi kecerdasan buatan (AI). “Sudah bagus, tapi belum sampai ke level bisa pantau kapal dan invoicing secara online. Bulan depan kami akan kembangkan sistem AI yang lebih siap di Bea Cukai,” tambahnya.

Lebih lanjut, Purbaya mengungkapkan bahwa Kementerian Keuangan akan memperkuat sistem penerimaan negara dengan melakukan pemantauan menyeluruh, termasuk integrasi dengan sistem pajak dan National Single Window (NSW).

“Kami akan perkuat semua NSW, Bea Cukai, juga pajak. Ke depan, dari command center nanti kita bisa lihat aktivitas kapal di pelabuhan, muatannya, hingga prosesnya secara real-time,” tutupnya.

Berita Terkait

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup
Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”
Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat
Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran
BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina
Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:48 WITA

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup

Senin, 9 Maret 2026 - 20:49 WITA

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”

Senin, 9 Maret 2026 - 19:03 WITA

Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat

Senin, 9 Maret 2026 - 18:11 WITA

Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 15:05 WITA

BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:13 WITA

Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 15:07 WITA

Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI

Senin, 2 Maret 2026 - 13:55 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

Berita Terbaru