MUI Larang Razia Warung Saat Ramadan, Tegaskan Hormati yang Tidak Puasa

- Admin

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta  – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Cholil Nafis mengimbau masyarakat tidak melakukan sweeping atau razia sepihak terhadap warung makan yang tetap beroperasi di siang hari selama Ramadan. Ia menilai tindakan tersebut tidak tepat dan justru berpotensi menimbulkan kemungkaran.

Pernyataan itu disampaikan Cholil di Jakarta, Kamis (19/2/2026). Ia menekankan, pengaturan terkait warung makan sebaiknya menjadi kewenangan pemerintah daerah agar suasana tetap kondusif, ibadah puasa berjalan khusyuk, serta tercipta sikap saling menghormati antara masyarakat yang berpuasa dan tidak.

“Saya tidak setuju sweeping di bulan Ramadan. Namun, kami meminta pemerintah setempat mengatur di wilayah yang mayoritas berpuasa agar tetap menghormati orang yang menjalankan ibadah,” ujarnya.

Menurut Cholil, umat Islam yang berpuasa tidak perlu melakukan razia terhadap rumah makan. Ia mengingatkan, fokus utama selama Ramadan adalah memperkuat ibadah serta menjaga toleransi.

“Jangan sampai niat menjaga ibadah justru menimbulkan kemungkaran. Tugas kita memperbaiki diri, bukan melakukan sweeping. Yang penting saling menghargai, baik yang berpuasa maupun yang tidak,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pemilik warung makan untuk tetap memperhatikan sensitivitas masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Peran pemerintah daerah dinilai penting dalam mengatur jam operasional atau mekanisme pelayanan agar tercipta keharmonisan selama Ramadan.

Pandangan serupa disampaikan Wakil Menteri Agama Muhammad Syafii. Ia menilai sweeping rumah makan tidak diperlukan karena masyarakat Indonesia memiliki latar belakang beragam.

“Tidak ada sweeping. Ini bentuk penghormatan kita, karena selain yang berpuasa, ada juga saudara kita yang tidak,” ujar Syafii usai sidang isbat Ramadan 2026, Selasa (17/2/2026).

Menurutnya, fasilitas makan tetap diperlukan bagi masyarakat yang tidak berpuasa. Memaksakan semua orang mengikuti kondisi yang sama dinilai tidak adil dan dapat merusak kebersamaan.

“Tidak mungkin karena kita berpuasa, semua harus merasakan hal yang sama. Mereka yang tidak berpuasa karena keyakinan berbeda tetap harus dilayani. Ini penting untuk menjaga kebersamaan,” ucapnya.

Syafii menambahkan, sikap saling menghormati perlu dijaga agar perbedaan tidak mengganggu persatuan bangsa.

“Suasana saling menghargai harus dibangun, sehingga persatuan tetap terjaga meski ada perbedaan,”ucapnya.

Berita Terkait

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup
Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”
Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat
Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran
BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina
Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:48 WITA

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup

Senin, 9 Maret 2026 - 20:49 WITA

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”

Senin, 9 Maret 2026 - 19:03 WITA

Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat

Senin, 9 Maret 2026 - 18:11 WITA

Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 15:05 WITA

BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:13 WITA

Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 15:07 WITA

Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI

Senin, 2 Maret 2026 - 13:55 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

Berita Terbaru