Pemerintah Siapkan Skema Work From Anywhere dan Gelontorkan Stimulus Rp12 Triliun Jelang Lebaran

- Admin

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta – Pemerintah menyiapkan kebijakan kerja fleksibel melalui skema Work from Anywhere atau WFA guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran 2026. Regulasi tersebut saat ini tengah diformulasikan oleh Kementerian Ketenagakerjaan bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan WFA diharapkan memberi ruang bagi masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara, untuk lebih leluasa mengatur waktu dan lokasi kerja pada periode padat arus mudik.

“Work from Anywhere sedang dibuat regulasinya oleh Menteri PAN RB dan Menteri Tenaga Kerja,” ujar Airlangga, Selasa (3/1/2026).

Selain kebijakan kerja fleksibel, pemerintah juga akan menggulirkan paket stimulus ekonomi senilai Rp12,83 triliun yang mulai disalurkan pada Februari hingga Maret 2026. Stimulus ini ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal pertama.

Airlangga menjelaskan, paket stimulus mencakup berbagai insentif, terutama di sektor transportasi. Pemerintah akan memberikan diskon tiket pesawat domestik kelas ekonomi sebesar 16 persen melalui skema PPN ditanggung pemerintah, pengurangan airport tax, serta penyesuaian harga avtur.

Tak hanya transportasi udara, diskon juga diberikan untuk moda lain. Perjalanan menggunakan kereta api dan kapal laut akan mendapat potongan tarif hingga 30 persen, sementara tarif tol didiskon 20 persen pada periode tertentu sebelum dan sesudah Lebaran.

Di sektor perlindungan sosial, stimulus turut dialokasikan dalam bentuk bantuan sosial berupa 10 kilogram beras dan minyak goreng selama dua bulan. Program ini menyasar kelompok masyarakat rentan agar beban pengeluaran rumah tangga tetap terjaga.

“Bansos berupa beras 10 kilogram untuk dua bulan, ditambah minyak goreng untuk dua bulan. Totalnya sekitar Rp12 triliun,” kata Airlangga.

Pemerintah menargetkan rangkaian kebijakan tersebut mampu menggerakkan ekonomi secara lebih agresif pada awal tahun, mengingat kinerja kuartal pertama tahun sebelumnya dinilai masih relatif rendah.

“Kuartal pertama itu penting. Tahun lalu pertumbuhannya relatif lebih rendah, jadi sekarang kita dorong lebih tinggi,” ujar Airlangga.

Berita Terkait

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup
Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”
Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat
Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran
BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina
Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:48 WITA

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup

Senin, 9 Maret 2026 - 20:49 WITA

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”

Senin, 9 Maret 2026 - 19:03 WITA

Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat

Senin, 9 Maret 2026 - 18:11 WITA

Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 15:05 WITA

BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:13 WITA

Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 15:07 WITA

Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI

Senin, 2 Maret 2026 - 13:55 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

Berita Terbaru