Pemkot Makassar Siapkan Rp18 Miliar untuk Seragam Sekolah Gratis, Anggota DPRD Muchlis Misbah Harap Semoga Berjalan Baik

- Admin

Kamis, 10 April 2025 - 17:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar Muchlis Misbah menyatakan dukungan penuh terhadap salah satu program unggulan dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham, yaitu pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Makassar.

Menurut anggota Komisi D ini, pemberian seragam sekolah gratis merupakan langkah nyata dari Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat komitmen di sektor pendidikan serta meringankan beban ekonomi para orang tua siswa.

Hal tersebut disampaikan Muchlis Misbah usai melaksanakan rapat monitoring dan evaluasi (monev) bersama mitra Komisi D DPRD Kota Makassar, yakni Dinas Pendidikan Kota Makassar, Kamis (10/4/2025).

“Hari ini kami baru saja melakukan rapat monitoring dan evaluasi dengan mitra Komisi D, salah satunya adalah Dinas Pendidikan. Dalam pertemuan ini, kami menerima informasi dari Plt Kadis Pendidikan (Andi Bukti Djufrie), InsyaAllah tahun ini program pemberian seragam sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP sudah bisa diberlakukan,” ujarnya.

Legislator Partai Hanura ini mengungkapkan, total sekolah yang akan menjadi sasaran program ini terdiri dari 314 sekolah dasar dan 55 sekolah menengah pertama yang tersebar di Kota Makassar.

“Pemerintah Kota Makassar sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp18 miliar untuk menyukseskan program ini. Kita tentu berharap pelaksanaan di tahun ajaran baru tahun 2025 berjalan dengan baik dan bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak-anak kita,” ungkapnya.

Apalagi, kata Muchlis, program ini merupakan langkah progresif dari pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, yang sejak awal memang menaruh perhatian besar terhadap sektor pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, termasuk keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

“Program ini sangat positif dan strategis. Tidak semua orang tua siswa punya kemampuan ekonomi yang sama, terutama untuk membelikan seragam sekolah baru,” pungkas Muchlis.

Berita Terkait

UTBK SNBT 2026 di Unhas Dijaga Ketat dengan Pengawasan Berlapis
UNM Catat Kenaikan Peserta UTBK, Ribuan Peserta Berebut Kursi di Prodi Favorit
Rektor Unhas: Sindikat Kecurangan Masih Mengintai UTBK Unhas 2026
Ketua Umum ASPIKOM Pusat Dorong Partisipasi Prodi dalam KLB di Padang
Alumni Bahas Persiapan Silatnas dan Munas FSIKP UMI
Digitalisasi Kelurahan Lawawoi, Mahasiswa KKN Unhas Angkat Potensi UMKM dan Latih Staf Kelurahan Kelola Website
Kukuhkan Dua Guru Besar FSIKP, UMI Teguhkan Tradisi Literasi dan Kritik Sastra Berbasis Nilai
Perkuat Akses Pendidikan Inklusif, Sosialisasi dan Bantuan Pendidikan Digelar untuk Masyarakat Kurang Mampu di Makassar

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 12:39 WITA

UTBK SNBT 2026 di Unhas Dijaga Ketat dengan Pengawasan Berlapis

Rabu, 22 April 2026 - 12:27 WITA

UNM Catat Kenaikan Peserta UTBK, Ribuan Peserta Berebut Kursi di Prodi Favorit

Rabu, 22 April 2026 - 12:19 WITA

Rektor Unhas: Sindikat Kecurangan Masih Mengintai UTBK Unhas 2026

Kamis, 16 April 2026 - 08:46 WITA

Ketua Umum ASPIKOM Pusat Dorong Partisipasi Prodi dalam KLB di Padang

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:02 WITA

Alumni Bahas Persiapan Silatnas dan Munas FSIKP UMI

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:51 WITA

Digitalisasi Kelurahan Lawawoi, Mahasiswa KKN Unhas Angkat Potensi UMKM dan Latih Staf Kelurahan Kelola Website

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:16 WITA

Kukuhkan Dua Guru Besar FSIKP, UMI Teguhkan Tradisi Literasi dan Kritik Sastra Berbasis Nilai

Minggu, 14 Desember 2025 - 18:50 WITA

Perkuat Akses Pendidikan Inklusif, Sosialisasi dan Bantuan Pendidikan Digelar untuk Masyarakat Kurang Mampu di Makassar

Berita Terbaru