Prabowo Nilai MBG Jadi Solusi Langsung Masalah Gizi Anak

- Admin

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta – Prabowo Subianto menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bentuk intervensi langsung negara untuk mengatasi persoalan gizi dan kemiskinan anak di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Taklimat Awal Tahun pada agenda retret Kabinet Merah Putih, Selasa (6/1/2026).

Prabowo menyampaikan bahwa program MBG telah dicanangkan sejak awal masa pemerintahannya setelah pemerintah melihat kondisi gizi anak-anak Indonesia yang masih memprihatinkan. Berdasarkan berbagai kajian, sekitar 20 persen anak Indonesia atau satu dari lima anak mengalami kekurangan gizi.

Di sejumlah daerah, lanjut Prabowo, angka tersebut bahkan melebihi 30 persen, termasuk kasus malnutrisi dan stunting yang berdampak pada lemahnya kondisi fisik serta pertumbuhan anak yang tidak normal.

“Itu jelas yang dikatakan malnutrisi, stunting, badannya sangat lemah, pertumbuhannya tidak normal,” ujar Prabowo.

Ia juga mengungkapkan bahwa puluhan juta anak Indonesia berangkat ke sekolah tanpa makan pagi. Dalam banyak kondisi, asupan makanan mereka hanya berupa nasi dengan lauk yang sangat terbatas.

Kondisi tersebut, menurut Prabowo, menuntut kehadiran negara melalui kebijakan yang bersifat langsung. Pemerintah kemudian mempelajari berbagai praktik serupa di sejumlah negara sebelum meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis.

Program MBG resmi dijalankan pada 6 Januari 2025. Hingga 6 Januari 2026, atau setelah satu tahun pelaksanaan, program tersebut telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat.

Prabowo membandingkan capaian tersebut dengan Brasil yang, menurutnya, membutuhkan waktu hingga 11 tahun untuk menjangkau 40 juta penerima manfaat. “Kita satu tahun mencapai 55 juta penerima manfaat,” katanya.

Meski demikian, Prabowo mengakui pelaksanaan program berskala besar tersebut tidak terlepas dari berbagai tantangan. Ia menyebut potensi kekurangan hingga penyimpangan tetap ada dalam implementasi MBG.

“Dalam usaha manusia sebesar ini pasti ada kekurangan dan penyimpangan,” ujarnya.

Berita Terkait

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup
Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”
Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat
Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran
BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina
Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:48 WITA

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup

Senin, 9 Maret 2026 - 20:49 WITA

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”

Senin, 9 Maret 2026 - 19:03 WITA

Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat

Senin, 9 Maret 2026 - 18:11 WITA

Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 15:05 WITA

BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:13 WITA

Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 15:07 WITA

Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI

Senin, 2 Maret 2026 - 13:55 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

Berita Terbaru