Said Didu Nilai Prabowo Kurang Puas dengan Gibran di Tengah Manuver Politik 2029

- Admin

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta –  Mantan Sekretaris Kementerian BUMN RI Muhammad Said Didu menilai Presiden RI Prabowo Subiantoterkesan kurang puas dengan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di tengah dinamika dukungan menuju Pemilihan Presiden 2029.

Pernyataan itu disampaikan Said Didu saat menyoroti peluang Prabowo kembali maju pada Pilpres 2029. Ia menilai, sejumlah partai politik telah secara terbuka menunjukkan dukungan, meski Prabowo sendiri dinilai belum tertarik membicarakan kontestasi politik tersebut.

Dukungan datang dari Partai Amanat Nasional dan Partai Kebangkitan Bangsa. Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparnodan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memastikan partai akan mendukung Prabowo pada 2029. Bahkan, muncul sinyal kuat PAN mendorong Zulkifli Hasan sebagai calon wakil presiden.

Sementara itu, Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar bersama jajaran seperti Daniel Johan dan Syaiful Huda juga menyatakan dukungan bagi Prabowo dua periode. Dukungan disampaikan langsung di Istana karena menilai kinerja pemerintahan saat ini memuaskan. Meski demikian, PKB belum menentukan calon wakil presiden, meski wacana Cak Imin sebagai pendamping turut muncul.

Di sisi lain, Partai Golkar mendorong pembentukan koalisi permanen. Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji menegaskan seluruh kebijakan fraksi harus mendukung agenda pemerintahan Prabowo–Gibran.

Meski dukungan politik menguat, Said Didu menilai Prabowo berulang kali menegaskan fokus bekerja untuk rakyat dan belum memikirkan Pilpres 2029. Ia menirukan pernyataan Prabowo yang menyebut tidak ingin membahas kontestasi mendatang dan akan menerima penilaian rakyat atas kinerjanya.

Namun, Said Didu melihat hubungan kerja Prabowo dan Gibran belum optimal. Ia menilai Gibran kurang dilibatkan dalam sejumlah agenda kenegaraan. Salah satu contoh, menurutnya, terlihat saat peringatan Hari Lahir Pancasila 2025, ketika Gibran berjalan di belakang Prabowo dan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memasuki lokasi upacara.

Selain itu, Said Didu menilai Prabowo berada di antara dua kubu politik. Di satu sisi, ada partai yang mendukung Prabowo tanpa menyertakan Gibran. Di sisi lain, Partai Solidaritas Indonesia disebut masih menginginkan pasangan Prabowo–Gibran berlanjut hingga 2029.

Ia juga menyoroti pernyataan Mantan Presiden RI Joko Widodo yang mendorong PSI mendukung Prabowo dan Gibran dua periode. Namun, menurutnya, hingga kini Prabowo belum merespons secara terbuka.

Said Didu menilai dinamika tersebut menunjukkan adanya tarik-menarik kepentingan politik menjelang Pilpres 2029, sementara arah keputusan Prabowo masih belum jelas.

Berita Terkait

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup
Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”
Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat
Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran
BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina
Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:48 WITA

Pidato Perdana Pemimpin Baru Iran, Mojtaba Khamenei Serukan Persatuan Iran dan Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup

Senin, 9 Maret 2026 - 20:49 WITA

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: “Saya Tidak Senang”

Senin, 9 Maret 2026 - 19:03 WITA

Prabowo Akui Indonesia Hadapi Berbagai Kendala Karena Pejabat dan Birokrat

Senin, 9 Maret 2026 - 18:11 WITA

Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Tunda Perjalanan Luar Negeri Selama Periode Lebaran

Senin, 9 Maret 2026 - 15:05 WITA

BGN Temukan Praktik “Ternak Yayasan” dalam Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:13 WITA

Prabowo Siap Tarik Indonesia dari Board of Peace Jika Tak Bantu Kemerdekaan Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 15:07 WITA

Minyak Tembus US$78, Pemerintah Antisipasi Dampak Perang AS–Israel dan Iran ke Ekonomi RI

Senin, 2 Maret 2026 - 13:55 WITA

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar

Berita Terbaru