Camat Wajo Tekankan Percepatan Transformasi Pengelolaan Sampah di Makassar

- Admin

Jumat, 17 April 2026 - 20:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Camat Wajo, Ivan Kalalembang, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertema Rencana Induk Pengelolaan Sampah yang berlangsung di Auditorium Lantai 2 Gedung TP PKK, Jalan Balaikota No.17, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar. Dalam forum tersebut, ia menekankan pentingnya percepatan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Ivan memaparkan sejumlah langkah strategis yang telah dijalankan di wilayah Kecamatan Wajo, mulai dari tahap persiapan hingga operasional Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R). Ia menyebut, perubahan dari sistem pembuangan terbuka (open dumping) ke metode sanitary landfill atau controlled landfill menjadi langkah penting yang perlu dilakukan secara bersama.

“Transformasi ini merupakan langkah besar yang harus dilaksanakan secara serentak oleh semua pihak,” ujarnya.

Selain fokus pada infrastruktur, edukasi kepada masyarakat juga terus diperkuat. Pemerintah Kecamatan Wajo menggandeng mahasiswa GMKI Komisariat UKI Paulus untuk menyosialisasikan pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya, khususnya kepada pelaku usaha seperti restoran, hotel, dan kafe.

Ivan juga mengungkapkan, TPS3R di Kelurahan Malimongan Tua telah beroperasi selama dua bulan dan menunjukkan hasil yang cukup positif. Pengelolaan sampah organik di lokasi tersebut kini diarahkan pada produksi kompos dan budidaya maggot.

Menurutnya, capaian ini turut didukung oleh bantuan dari Ketua Dewan Lingkungan Hidup dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, berupa dua unit Magoobox tower, 17 komposter kontainer, serta 37 lubang biopori.

Ke depan, pihak kecamatan menargetkan penyelesaian pembangunan fasilitas pengomposan dengan metode aerobik sebanyak empat petak, dilengkapi dua unit mesin pencacah guna mempercepat proses pengolahan dalam skala besar.

Dalam dua pekan terakhir, TPS3R Kecamatan Wajo tercatat mampu mengolah sampah organik menjadi sekitar 100 kilogram kompos hanya dalam waktu dua hari.

Ia berharap berbagai upaya tersebut dapat terus dioptimalkan untuk mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Berita Terkait

Eks Wakil Kepala BGN Serahkan 26 Nama ke Kejagung dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG
Kelangkaan Solar Kembali Terjadi di Makassar, Antrean Truk dan Bus Mengular di SPBU
Kasus Skincare Ilegal Mira Hayati, Denda Rp1 Miliar Resmi Dilunasi Keluarga
Bank Sampah Unit Jadi Program Baru Pemkot Makassar Tekan Volume Sampah
Munafri: Hadiah 100 Juta RT Terbaik untuk Kepentingan Warga, Bukan Pribadi Pengurus
Pelemahan Nilai Rupiah Picu Kenaikan Harga Elektronik di Makassar
Makassar Hasilkan 1.036 Ton Sampah per Hari, Pemkot Perkuat Kolaborasi Penanganan
Muhammad Alwi: Pendidikan Bukan Sekadar Hak, tetapi Investasi Masa Depan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:29 WITA

Eks Wakil Kepala BGN Serahkan 26 Nama ke Kejagung dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:25 WITA

Kelangkaan Solar Kembali Terjadi di Makassar, Antrean Truk dan Bus Mengular di SPBU

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:21 WITA

Kasus Skincare Ilegal Mira Hayati, Denda Rp1 Miliar Resmi Dilunasi Keluarga

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:14 WITA

Bank Sampah Unit Jadi Program Baru Pemkot Makassar Tekan Volume Sampah

Senin, 8 Juni 2026 - 16:27 WITA

Pelemahan Nilai Rupiah Picu Kenaikan Harga Elektronik di Makassar

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WITA

Makassar Hasilkan 1.036 Ton Sampah per Hari, Pemkot Perkuat Kolaborasi Penanganan

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:32 WITA

Muhammad Alwi: Pendidikan Bukan Sekadar Hak, tetapi Investasi Masa Depan Daerah

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:14 WITA

5.502 Jamaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Madinah pada Fase Gelombang Kedua

Berita Terbaru