KPK Dorong Pembentukan Percontohan Kabupaten Kota Antikorupsi di Sulsel

- Admin

Senin, 5 Agustus 2024 - 14:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Sulsel mendukung dalam mengimplementasikan Percontohan Kabupaten Kota Antikorupsi di Sulsel

Pemerintah Provinsi Sulsel mendukung dalam mengimplementasikan Percontohan Kabupaten Kota Antikorupsi di Sulsel

Mufasyahnews.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulsel mendukung dalam mengimplementasikan Percontohan Kabupaten Kota Antikorupsi di Sulsel.

Hal itu diungkapkan oleh Inspektur Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Marwan Mansyur pada acara Sosialisasi Program Percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi Provinsi Sulsel, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin, 5 Agustus 2024.

Program pembentukan percontohan Kabupaten dan Kota Antikorupsi ini dilaksanakan oleh Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, dalam rangka peningkatan peran serta masyarakat pada upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kami mengapreasiasi pelaksanaan kegiatan ini dan harapan ke depannya, salah satu daerah di Sulawesi Selatan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan wilayah bebas korupsi,” tutur Inspektur Daerah Sulsel, Marwan yang membacakan sambutan Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh.

Program pembentukan percontohan Kabupaten dan Kota Antikorupsi, diharapkan menjadi langkah nyata untuk membangun fondasi yang kuat dalam pemberantasan korupsi dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

Program ini dirancang untuk menciptakan daerah-daerah yang bebas dari korupsi dengan cara melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait lainnya.

Melalui program ini, diharapkan masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga sebagai pelaku aktif dalam menciptakan lingkungan yang transparan dan akuntabel. Masyarakat berperan penting sebagai pengawas dan penggerak dalam implementasi kebijakan yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

“Pembentukan Kabupaten dan Kota Antikorupsi merupakan sebuah model yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya di Indonesia. Dimana dalam prosesnya setiap Kabupaten dan Kota akan didorong untuk mengembangkan sistem dan mekanisme yang efektif dalam pencegahan dan penanggulangan korupsi,” jelasnya.

Salah satu aspek penting dalam program ini adalah edukasi dan sosialisasi tentang bahaya korupsi dan pentingnya integritas. Program ini juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan pelaksanaan anggaran dan pelayanan publik.

Peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi juga dapat diwujudkan melalui kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM), media, dan sektor swasta. “Saya mengajak kita semua untuk menyadari bahwa pemberantasan korupsi bukanlah tugas KPK semata, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua sebagai warga negara. Kita harus bersama-sama membangun budaya antikorupsi yang kuat dalam masyarakat. Mari kita selalu mencerminkan nilai-nilai kejujuran, integritas, dan transparansi,” jelasnya.

Di Sulsel sendiri, telah ditetapkan satu Desa Antikorupsi, yakni Desa Pakatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Diharapkan dengan adanya program percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi, akan terpilih nantinya 3 Kabupaten mewakili Provinsi Sulsel.

Pimpinan KPK RI diwakili oleh
Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Andika Widiyanto menyampaikan, asal muasal terbentuknya ini dimulai dari adanya program Desa Antikorupsi yang telah terpilih di beberapa Desa di Provinsi di Indonesia.

“Kita akan observasi memilih tiga daerah yang akan dipilih sebagai percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi, sebelum nantinya dilakukan bimtek, dan penilaian,” tuturnya.

Berita Terkait

Pelemahan Nilai Rupiah Picu Kenaikan Harga Elektronik di Makassar
Makassar Hasilkan 1.036 Ton Sampah per Hari, Pemkot Perkuat Kolaborasi Penanganan
Muhammad Alwi: Pendidikan Bukan Sekadar Hak, tetapi Investasi Masa Depan Daerah
5.502 Jamaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Madinah pada Fase Gelombang Kedua
Perum Bulog Bone Tuntaskan 95 Persen Penyaluran Bantuan Pangan, Stok Beras Capai 81 Ribu Ton
Kisah Anggi Mendampingi Ibu Lansia Berhaji, Berat di Bayangan Mudah dalam Kenyataan
Di Balik Busana Mewah Jamaah Haji Sulsel, Ada Perjalanan Panjang dan Pengorbanan
Bupati Gowa Husniah Syukuri Kepulangan Ratusan Jamaah Haji Gowa dalam Keadaan Sehat
Tag :

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:27 WITA

Pelemahan Nilai Rupiah Picu Kenaikan Harga Elektronik di Makassar

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WITA

Makassar Hasilkan 1.036 Ton Sampah per Hari, Pemkot Perkuat Kolaborasi Penanganan

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:32 WITA

Muhammad Alwi: Pendidikan Bukan Sekadar Hak, tetapi Investasi Masa Depan Daerah

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:14 WITA

5.502 Jamaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Madinah pada Fase Gelombang Kedua

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:07 WITA

Kisah Anggi Mendampingi Ibu Lansia Berhaji, Berat di Bayangan Mudah dalam Kenyataan

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:02 WITA

Di Balik Busana Mewah Jamaah Haji Sulsel, Ada Perjalanan Panjang dan Pengorbanan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:58 WITA

Bupati Gowa Husniah Syukuri Kepulangan Ratusan Jamaah Haji Gowa dalam Keadaan Sehat

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:45 WITA

Akademisi Unhas Desak Evaluasi Total MBG Usai Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi

Berita Terbaru