Badan Geologi Ungkap Penyebab Sinkhole Raksasa di Sumatra Barat

- Admin

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan fenomena sinkhole yang terjadi di kawasan pertanian Pombatan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, disebabkan oleh proses erosi buluh atau pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, mengatakan amblesan tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui proses alamiah yang berlangsung secara bertahap. Proses ini dipicu oleh rekahan pada lapisan lapukan batuan tuff yang menjadi jalur masuk air hujan ke dalam tanah.

“Air yang mengalir melalui rekahan memicu erosi buluh dan membentuk rongga di bawah permukaan hingga akhirnya tanah runtuh,” ujar Lana dalam keterangan tertulis di Bandung, Selasa (6/1/2026).

Hasil analisis Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL) menunjukkan, di bawah lapisan batuan tuff terdapat batu gamping malihan yang bersifat kedap air, sehingga mempercepat pembentukan rongga bawah tanah. Kondisi tersebut diperparah oleh tingginya curah hujan. Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat curah hujan di wilayah itu mencapai rata-rata 2.000–2.500 milimeter per tahun.

Sinkhole terjadi pada 4 Januari 2026 di kawasan pertanian Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua. Lubang amblesan yang terbentuk memiliki diameter sekitar 20 meter dengan kedalaman sekitar 15 meter, didahului munculnya rekahan di area persawahan dan disertai suara gemuruh dari dalam tanah.

Badan Geologi mengimbau masyarakat tetap waspada, melakukan pemantauan apabila muncul retakan baru, serta segera melaporkannya kepada aparat setempat. Fenomena serupa dinilai berpotensi terjadi di lahan pertanian lain di sekitar lokasi.

Berita Terkait

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi
BPBD Makassar Siapkan 1.000 Tandon Air Hadapi Ancaman Kekeringan El Nino 2026
Bursa Ketua Golkar Sulsel Mengerucut, Dua Nama Kantongi Restu DPP
Konsolidasi Internal Belum Rampung, Musda Golkar Sulsel Kembali Tertunda
Jelang May Day, Polrestabes Makassar Libatkan 1.200 Personel Gabungan
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Lepas 331 Calon Jemaah Haji Makassar 1447 H
Pemkot Makassar Adopsi Konsep Blok M untuk Hidupkan Kembali Pasar Sentral
Pemkot Makassar Gelar Uji Kompetensi Calon Pimpinan Baznas 2026–2031

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:36 WITA

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:30 WITA

BPBD Makassar Siapkan 1.000 Tandon Air Hadapi Ancaman Kekeringan El Nino 2026

Kamis, 30 April 2026 - 16:51 WITA

Bursa Ketua Golkar Sulsel Mengerucut, Dua Nama Kantongi Restu DPP

Kamis, 30 April 2026 - 16:46 WITA

Konsolidasi Internal Belum Rampung, Musda Golkar Sulsel Kembali Tertunda

Kamis, 30 April 2026 - 08:16 WITA

Jelang May Day, Polrestabes Makassar Libatkan 1.200 Personel Gabungan

Rabu, 29 April 2026 - 16:51 WITA

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Lepas 331 Calon Jemaah Haji Makassar 1447 H

Minggu, 26 April 2026 - 22:37 WITA

Pemkot Makassar Adopsi Konsep Blok M untuk Hidupkan Kembali Pasar Sentral

Minggu, 26 April 2026 - 22:18 WITA

Pemkot Makassar Gelar Uji Kompetensi Calon Pimpinan Baznas 2026–2031

Berita Terbaru