Cuaca Ekstrem Melanda Dunia, Pramono Anung Pastikan Jakarta Siap Antisipasi Banjir

- Admin

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar  –  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini bukan hanya dialami Jakarta maupun Indonesia, melainkan menjadi fenomena yang melanda berbagai belahan dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono di tengah kondisi banjir di sejumlah wilayah Jakarta akibat hujan berintensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir. Ia menyebut kondisi cuaca ekstrem sebagai sesuatu yang tidak dapat dihindari dan harus disikapi secara bijak.

“Fenomena cuaca ekstrem ini terjadi hampir di seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia,” ujar Pramono di Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).

Ia mencontohkan kondisi cuaca ekstrem di sejumlah negara, seperti Rusia yang mengalami hujan salju sangat lebat hingga menyebabkan timbunan salju setinggi bangunan, serta kawasan Eropa Barat yang mulai dilanda banjir meski sebelumnya jarang terjadi.

Meski demikian, Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan menjadikan cuaca sebagai alasan, melainkan memilih fokus pada langkah penanganan dan mitigasi.

Menurutnya, Pemprov DKI secara rutin berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika untuk memantau perkembangan cuaca harian. Selain itu, Pemprov juga telah menyiapkan langkah Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai salah satu upaya mengurangi risiko banjir.

“Saya tidak ingin mengeluhkan cuaca. Pemerintah harus bertanggung jawab mencari solusi atas dampak yang terjadi,” katanya.

Pramono mengungkapkan, anggaran untuk pelaksanaan OMC telah disiapkan untuk satu bulan ke depan sebagai langkah antisipasi dini. Ia menilai kesiapan tersebut penting agar dampak cuaca ekstrem tidak semakin meluas.

“Kalau tidak dipersiapkan dari sekarang, dampaknya bisa lebih besar dibandingkan yang sudah kita alami beberapa hari terakhir,” ujarnya.

Selain langkah jangka pendek, Pemprov DKI juga menyiapkan strategi jangka menengah dalam pengendalian banjir, antara lain melalui pembangunan waduk dan embung di sejumlah wilayah Jakarta.

Berita Terkait

TPNPB Klaim Serang Rombongan Freeport di Papua, Satu Prajurit TNI Gugur dan Dua Senjata Dirampas
Pesawat Tempur TNI F-16 dan Super Tucano Mendarat di Jalan Tol Lampung
Gubernur Sulsel Mulai Pembangunan Jalan Multiyears Rp274 Miliar, Empat Daerah Terhubung 209 Kilometer
Ketua DPRD Makassar Kunjungi Tribun Timur, Dukung Perayaan HUT ke-22
Munafri Rombak Besar Birokrasi Makassar 109 Pejabat Dilantik Hampir Seluruh Camat Berganti
27 Daerah Pascabanjir Sumatera Pulih Pemerintah Fokus 10 Wilayah Kritis
Pemprov Sulsel Gelar Jalan Sehat Anti Mager Peringati Bulan K3 Nasional 2026
Mensos Prihatin Kasus Siswa SD di NTT Diduga Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:03 WITA

TPNPB Klaim Serang Rombongan Freeport di Papua, Satu Prajurit TNI Gugur dan Dua Senjata Dirampas

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:43 WITA

Pesawat Tempur TNI F-16 dan Super Tucano Mendarat di Jalan Tol Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:24 WITA

Gubernur Sulsel Mulai Pembangunan Jalan Multiyears Rp274 Miliar, Empat Daerah Terhubung 209 Kilometer

Senin, 9 Februari 2026 - 18:18 WITA

Ketua DPRD Makassar Kunjungi Tribun Timur, Dukung Perayaan HUT ke-22

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:55 WITA

Munafri Rombak Besar Birokrasi Makassar 109 Pejabat Dilantik Hampir Seluruh Camat Berganti

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:53 WITA

27 Daerah Pascabanjir Sumatera Pulih Pemerintah Fokus 10 Wilayah Kritis

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:12 WITA

Pemprov Sulsel Gelar Jalan Sehat Anti Mager Peringati Bulan K3 Nasional 2026

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:49 WITA

Mensos Prihatin Kasus Siswa SD di NTT Diduga Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku

Berita Terbaru