Gelar PKM Dosen UMI Latih Masyarakat Pesisir Maros Pembuatan Otak-Otak

- Admin

Rabu, 9 Oktober 2024 - 13:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menunjukkan komitmennya.

Sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menunjukkan komitmennya.

Mufasyahnews.com – Sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menunjukkan komitmennya.

Komitmen dimaksud dengan memberdayakan masyarakat melalui kegiatan PKM bertema “Komunikasi Edukatif Masyarakat Pesisir Pembuatan Otak-otak Sebagai Wirausaha Di Rumah Produksi Desa Pajukukang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros”.

Dalam rilisnya Selasa (7/10) disebutkan, kegiatan ini berfokus pada pelatihan pembuatan otak-otak, salah satu makanan khas Sulawesi Selatan, yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai usaha rumahan.

Kegiatan yang dipimpin Dr. Hadawiah, S.E, M.Si dengan anggota Dr. Mustamin Tajuddin, M.Si dan Dr. Ahdan, S.Sos, M.Si ini di gelar di Rumah Produksi Desa Pajukukang Maros. Acara ini melibatkan mayoritas ibu rumah tanggga di daerah tersebut.

Peserta pelatihan dibekali materi tentang teknik pembuatan otak-otak yang higienis, bernilai jual tinggi termasuk bagaimana strategi pemasaran digital agar produk tersebut dapat menembus pasar yang lebih luas.

Menurut Dr. Hadawiah, tujuan utama dari pelatihan ini adalah meningkatkan keterampilan warga sehingga mereka dapat memanfaatkan potensi lokal dan kedepan bisa menjadi aktivitas wirausaha mandiri.

“Desa Pajukukang memiliki sumber daya yang sangat mendukung, mulai dari bahan baku hingga keterampilan dasar dalam membuat otak-otak. Yang diperlukan adalah pengembangan kapasitas, baik dalam proses produksi maupun dalam proses pemasaran” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang rutin dilakukan oleh dosen-dosen UMI untuk mendorong wirausaha lokal. Ini sejalan dengan visi universitas untuk menjadi institusi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak langsung pada masyarakat.

Antusiasme warga Desa Pajukukang sangat terasa sepanjang pelatihan. Bukan hanya ilmu baru yang mereka dapatkan, tetapi juga motivasi untuk memulai usaha sendiri. Selain pelatihan, UMI juga memberikan bantuan peralatan produksi berupa alat penggiling ikan dan kemasan siap pakai, yang diharapkan bisa memudahkan peserta dalam memulai usaha secara lebih profesional.

Melalui pelatihan ini, Desa Pajukukang bisa menjadi desa percontohan dalam bidang wirausaha berbasis pangan lokal. Dengan dukungan dari akademisi UMI dan semangat wirausaha masyarakat ini dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Pajukukang.

Sebagai perguruan tinggi yang berdampak pada masyarakat Universitas Muslim Indonesia terus berinovasi dalam menjawab tantangan zaman dan memastikan bahwa ilmu pengetahuan dapat menjadi motor penggerak perubahan sosial ekonomi di tengah masyarakat

Berita Terkait

Sambung Tangan Dorong Keberlanjutan Pendidikan Anak-Anak Kampung Bara-Barayya, Kabupaten Maros
DPRD Makassar Sampaikan Duka Cita atas Insiden Hilang Kontak Pesawat ATR 42-500
Komisi C DPRD Makassar Desak Pemkot Perkuat Penanganan Banjir Secara Terpadu
Munafri Arifuddin Bersama Pimpinan DPRD Makassar Hadiri Outlook Ekonomi Peduli Indonesia Award
PT. GOWA MAKASSAR TAURISM DEVELOPMENT Tbk (GMTD) Tak Hadir, Komisi C DPRD Tunda RDP Klarifikasi Perizinan
Pimpinan DPRD Makassar Gelar Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Kantor DPRD
DPRD Makassar Sampaikan Duka Cita atas Insiden Hilang Kontak Pesawat ATR 42-500
DPRD Kota Makassar Sambut Hangat Kunjungan Kerja DPRD Sulawesi Barat, Perkuat Sinergi Kelembagaan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:27 WITA

Sambung Tangan Dorong Keberlanjutan Pendidikan Anak-Anak Kampung Bara-Barayya, Kabupaten Maros

Rabu, 30 September 2026 - 21:12 WITA

DPRD Makassar Sampaikan Duka Cita atas Insiden Hilang Kontak Pesawat ATR 42-500

Rabu, 30 September 2026 - 21:06 WITA

Komisi C DPRD Makassar Desak Pemkot Perkuat Penanganan Banjir Secara Terpadu

Rabu, 30 September 2026 - 18:33 WITA

Munafri Arifuddin Bersama Pimpinan DPRD Makassar Hadiri Outlook Ekonomi Peduli Indonesia Award

Rabu, 30 September 2026 - 18:31 WITA

PT. GOWA MAKASSAR TAURISM DEVELOPMENT Tbk (GMTD) Tak Hadir, Komisi C DPRD Tunda RDP Klarifikasi Perizinan

Rabu, 30 September 2026 - 17:39 WITA

DPRD Makassar Sampaikan Duka Cita atas Insiden Hilang Kontak Pesawat ATR 42-500

Rabu, 30 September 2026 - 17:34 WITA

DPRD Kota Makassar Sambut Hangat Kunjungan Kerja DPRD Sulawesi Barat, Perkuat Sinergi Kelembagaan

Rabu, 30 September 2026 - 17:31 WITA

Komisi C DPRD Makassar Desak Pemkot Perkuat Penanganan Banjir Secara Terpadu

Berita Terbaru