Mufasyahnews.com, Makassar – Suasana penuh kebersamaan dan khidmat konservasi Pulau Kodingareng, Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar, pada Jumat (28/2/2025), saat peresmian Masjid AL-BADAR berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Peresmian ini dihadiri oleh Camat Sangkarrang, Bapak A. Asdar, SH, bersama Lurah Kodingareng, Mantan Lurah Kodingareng, Binmas Kepolisian, Ketua RT/RW, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Seluruh masyarakat Pulau Kodingareng turut serta dalam momen bersejarah ini.
Kegiatan peresmian dimulai dengan pelaksanaan Sholat Jumat berjamaah sebagai tanda dimulainya penggunaan Masjid AL-BADAR secara resmi. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan prosesi peresmian yang ditandai dengan doa bersama, pemotongan pita, dan diakhiri dengan makan bersama sebagai bentuk syukur dan kebersamaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Sangkarrang, Bapak A. Asdar, SH, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas berdirinya Masjid AL-BADAR sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan keagamaan bagi masyarakat Pulau Kodingareng. Dia menyampaikan,
“Hari ini adalah momen yang sangat bersejarah bagi kita semua. Masjid AL-BADAR bukan hanya sekedar tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat Pulau Kodingareng. Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid ini, mulai dari panitia, tokoh masyarakat, hingga warga yang dengan sukarela memberikan tenaga dan dukungan. Semoga keberadaan masjid ini semakin memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.”
Selain itu, Ketua Pengurus Masjid AL-BADAR, Bapak H. Muh. Gaus, juga turut memberikan sambutannya. Dalam pemberitahuannya, beliau menekankan pentingnya menjaga dan memakmurkan masjid ini sebagai rumah ibadah dan tempat berkumpulnya umat Islam dalam berbagai kegiatan keagamaan.
“Alhamdulillah, dengan rahmat Allah SWT dan dukungan dari masyarakat, hari ini kita dapat meresmikan Masjid AL-BADAR. Masjid ini dibangun dengan semangat gotong royong dan kebersamaan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga, merawat, dan memanfaatkan masjid ini dengan sebaik-baiknya, baik untuk ibadah maupun kegiatan keagamaan lainnya.”
Setelah Perayaan, prosesi peresmian dilakukan secara simbolis oleh Camat Sangkarrang dengan pemotongan pita diiringi doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Suasana haru dan kebersamaan begitu terasa ketika masyarakat secara antusias menyaksikan momen bersejarah tersebut.
Acara peresmian ini diakhiri dengan makan bersama sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan masyarakat Pulau Kodingareng. Dengan diresmikannya Masjid AL-BADAR, diharapkan dapat menjadi pusat keislaman yang tidak hanya memberikan manfaat bagi ibadah umat, namun juga menjadi tempat pembinaan keagamaan bagi generasi mendatang.
Turut hadir dalam acara ini Lurah Kodingareng, Mantan Lurah Kodingareng, Binmas Kepolisian, Ketua RT/RW, serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama Pulau Kodingareng yang turut menyaksikan peresmian masjid dengan penuh antusiasme dan kebahagiaan.
Peresmian Masjid AL-BADAR ini menjadi bukti nyata bagaimana sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat mewujudkan sarana ibadah yang representatif dan nyaman bagi umat Islam. Diperkirakan, masjid ini dapat menjadi tempat yang membawa berkah serta mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat Pulau Kodingareng.
Usai acara peresmian, masyarakat Pulau Kodingareng tampak antusias menyambut penggunaan Masjid AL-BADAR sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan. Beberapa warga menyampaikan rasa syukur dan harapan mereka terhadap keberadaan masjid ini.
Salah satu tokoh masyarakat, Bapak H. Amir, mengungkapkan kebahagiannya atas berdirinya masjid yang sudah lama dinantikan oleh warga.
“Kami sangat bersyukur dan bangga dengan peresmian Masjid AL-BADAR ini. Masjid ini akan menjadi tempat kami memperdalam ilmu agama, tempat berkumpul untuk berdiskusi keislaman, serta menjadi sarana pembinaan generasi muda agar lebih dekat dengan ajaran Islam. Semoga masjid ini terus berkembang dan membawa manfaat bagi masyarakat.”
Di sisi lain, tokoh agama setempat, Ustaz H. Abdullah, berharap Masjid AL-BADAR tidak hanya dijadikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat dakwah dan pendidikan Islam di Pulau Kodingareng.
“Kami berharap masjid ini tidak hanya dipenuhi pada saat salat Jumat atau salat fardhu saja, tetapi juga menjadi tempat pembelajaran agama bagi anak-anak dan remaja di pulau ini. InsyaAllah, dengan adanya masjid ini, generasi penerus kita bisa lebih memahami ajaran Islam dengan baik dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.”
Dengan diresmikannya Masjid AL-BADAR, diharapkan dapat menjadi titik awal dalam memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebersamaan masyarakat Pulau Kodingareng. Pemerintah setempat juga berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di wilayah Kecamatan Sangkarrang, agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari keberadaan fasilitas ibadah yang representatif dan nyaman.
Acara peresmian ini pun ditutup dengan rasa syukur dan kebersamaan, dimana seluruh masyarakat yang hadir menikmati hidangan makan bersama sebagai wujud persaudaraan dan keberkahan. Semangat gotong royong dan persatuan yang tercermin dalam pembangunan Masjid AL-BADAR menjadi inspirasi bagi dalam menjaga dan memakmurkan masjid ini ke depannya.
Dengan berdirinya Masjid AL-BADAR, Pulau Kodingareng kini memiliki tambahan fasilitas ibadah yang tidak hanya meningkatkan kualitas spiritual masyarakat, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kebersamaan yang terus terjaga di tengah kehidupan bermasyarakat. (MYF)












