Unras Ratusan Massa FREDOM Peringati Hari Buruh Internasional di Makassar

- Admin

Rabu, 1 Mei 2024 - 21:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah organisasi yang tergabung dalam Federasi Rakyat Demokrasi Makassar (FREDOM) melakukan unjuk rasa

Sejumlah organisasi yang tergabung dalam Federasi Rakyat Demokrasi Makassar (FREDOM) melakukan unjuk rasa

Mufasyahnews.com, Makassar – Sejumlah organisasi yang tergabung dalam Federasi Rakyat Demokrasi Makassar (FREDOM) melakukan unjuk rasa di pertigaan pettarani alauddin makassar.

Terlihat kain hitam bertuliskan pemerintah gagal, negara hancur dibentangkan oleh massa aksi dari FREDOM mengarah ke jalan A.P.Pettarani makassar

Terpantau pula puluhan ban bekas di bakar oleh massa sehingga ruas jalan dari arah jalan sultan alauddin, jalan A.P.Pettarani dan arah pa’baeng-baeng makassar lumpuh total.

Impi puto sambu sebagai pimpinan aksi menyampaikan tuntutan menggunakan pengeras suara megaphone.

“Aksi kami ini adalah memperingati May Day atau hari buruh internasional di kota makassar dengan tuntutan naikkan upah buruh, cabut uu cipta kerja omnibuslaw, wujudkan pendidikan gratis, batasi pekerja asing masuk indonesia.”Tegasnya

Lanjut impi, berikan sanksi tegas terhadap perusahaan nakal di kota makassar serta meminta kapolri untuk mencopot kapolda sulsel dan kapolrestabes makassar.

Ratusan massa aksi dari federasi rakyat demokrasi makassar ( fredom ) yang menggunakan seragam hitam terpatu juga menahan mobil kontainer untuk dijadikan panggung orasi.

Wakil jenderal lapangan, asmul juga sampaikan bahwa massa fredom yang berjalan dari jalan tala’salapang hingga pertigaaan jalan alauddin dan jalan A.P.Pettarani Makassar adalah bukti keseriusan massa aksi

Ditambahkan asmul, penyatuan organisasi gerakan atas nama FREDOM ini adalah warna baru di kota makassar sebab beberapa tahun belakangan penyatuan organisasi dapat dikatakan tidak ada lagi.

Beberapa orator dari FREDOM juga menyampaikan bahwa penyatuan ini kami upayakan dalam waktu kurang lebih 1 (satu) bulan dan akhirnya ada 25 organisasi gerakan yang menyatakan siap untuk bangun persatuan

Allang sebagai koordinator mimbar dengan lugas menyampaikan juga bahwa penyatuan organisasi ini sebagai bukti makassar sampai kini menjadi kota demontran dan pihaknya menyebarluaskan hastag #Makassar kota demonstran di sosial media

Beberapa saat unjuk rasa berlangsung, terlihat pihak kepolisian yang berjaga-jaga di lokasi bersitegang massa sebab adanya upaya pembakaran ban bekas dari pihak massa aksi yang dinilai mengganggu pengendara lain

Jenderal lapangan Fredom menyampaikan bahwa insiden itu adalah miskomunikasi dan saat itu juga dapat di lerai oleh jenderal lapangan beserta beberapa massa aksi lainnya.

Menghampiri jam 18:00 wita, impi yang didampingi oleh asmul membacakan pernyataan sikapnya untuk mengakhiri unjuk rasanya dan mempertegas untuk aksi lanjutan di tanggal 02 mei 2024.

“Tanggal 02 Mei adalah hari pendidikan, kami secara sikap FREDOM akn kembali melakukan unjuk rasa dengan massa yang lebih banyak lagi dari hari ini,” tutupnya.

Berita Terkait

Pelemahan Nilai Rupiah Picu Kenaikan Harga Elektronik di Makassar
Makassar Hasilkan 1.036 Ton Sampah per Hari, Pemkot Perkuat Kolaborasi Penanganan
Muhammad Alwi: Pendidikan Bukan Sekadar Hak, tetapi Investasi Masa Depan Daerah
5.502 Jamaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Madinah pada Fase Gelombang Kedua
Perum Bulog Bone Tuntaskan 95 Persen Penyaluran Bantuan Pangan, Stok Beras Capai 81 Ribu Ton
Kisah Anggi Mendampingi Ibu Lansia Berhaji, Berat di Bayangan Mudah dalam Kenyataan
Di Balik Busana Mewah Jamaah Haji Sulsel, Ada Perjalanan Panjang dan Pengorbanan
Bupati Gowa Husniah Syukuri Kepulangan Ratusan Jamaah Haji Gowa dalam Keadaan Sehat

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:27 WITA

Pelemahan Nilai Rupiah Picu Kenaikan Harga Elektronik di Makassar

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WITA

Makassar Hasilkan 1.036 Ton Sampah per Hari, Pemkot Perkuat Kolaborasi Penanganan

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:32 WITA

Muhammad Alwi: Pendidikan Bukan Sekadar Hak, tetapi Investasi Masa Depan Daerah

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:14 WITA

5.502 Jamaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Madinah pada Fase Gelombang Kedua

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:07 WITA

Kisah Anggi Mendampingi Ibu Lansia Berhaji, Berat di Bayangan Mudah dalam Kenyataan

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:02 WITA

Di Balik Busana Mewah Jamaah Haji Sulsel, Ada Perjalanan Panjang dan Pengorbanan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:58 WITA

Bupati Gowa Husniah Syukuri Kepulangan Ratusan Jamaah Haji Gowa dalam Keadaan Sehat

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:45 WITA

Akademisi Unhas Desak Evaluasi Total MBG Usai Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi

Berita Terbaru