Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Satu Tower Terdampak

- Admin

Kamis, 30 April 2026 - 17:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta – Kebakaran terjadi di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4/2026). Pengelola memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski sejumlah penghuni sempat mengalami sesak napas akibat kepulan asap.

Manajer Apartemen Tower C, Anggi, mengatakan kondisi penghuni saat ini relatif aman. “Korban jiwa tidak ada. Hanya beberapa penghuni yang sesak napas karena asap,” ujarnya.

Kebakaran pertama kali terdeteksi melalui sistem proteksi gedung. Setelah menerima peringatan, pihak pengelola segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal sesuai prosedur operasional standar (SOP). Proses pemadaman juga didukung oleh petugas pemadam kebakaran yang berada di sekitar lokasi.

Saat ini, fokus utama petugas adalah proses evakuasi dan penyisiran di setiap lantai. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penghuni yang masih tertinggal di dalam gedung. “Kami masih melakukan penyisiran dan mengutamakan penyelamatan,” kata Anggi.

Apartemen Mediterania diketahui terdiri dari empat tower, namun kebakaran hanya berdampak pada satu tower. Sementara tower lainnya dilaporkan dalam kondisi aman.

Pengelola menyebut jumlah penghuni apartemen sekitar 200 jiwa. Selama proses evakuasi, warga dinilai cukup kooperatif dan mengikuti arahan petugas, meski sebagian masih mencari informasi terkait kondisi anggota keluarga mereka.

Penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan. Pihak pengelola menyatakan akan melakukan evaluasi dan identifikasi lebih lanjut setelah proses evakuasi dan penanganan selesai.

Berita Terkait

Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras
Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Pernyataan Kepala BGN Disorot, DPR Kritik Insentif untuk Dapur SPPG Bermasalah
Kasus Daycare Little Aresha: Hakim PN Tais Tegaskan Tak Terlibat Pengelolaan
Menteri PPPA Minta Maaf Atas atas Usulan Pemindahan Gerbong Wanita ke Tengah KRL
Tabrakan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, 16 Orang Tewas
Delapan Tahun Dampingi Jokowi, Mayor Windra Sanur Akhiri Pengabdian di Paspampres
KPK Dalami Mutasi Hakim PN Depok dalam Kasus Suap Sengketa Lahan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:00 WITA

Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Satu Tower Terdampak

Kamis, 30 April 2026 - 08:03 WITA

Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Kamis, 30 April 2026 - 07:59 WITA

Pernyataan Kepala BGN Disorot, DPR Kritik Insentif untuk Dapur SPPG Bermasalah

Kamis, 30 April 2026 - 07:54 WITA

Kasus Daycare Little Aresha: Hakim PN Tais Tegaskan Tak Terlibat Pengelolaan

Kamis, 30 April 2026 - 07:49 WITA

Menteri PPPA Minta Maaf Atas atas Usulan Pemindahan Gerbong Wanita ke Tengah KRL

Selasa, 28 April 2026 - 17:01 WITA

Tabrakan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, 16 Orang Tewas

Selasa, 21 April 2026 - 13:27 WITA

Delapan Tahun Dampingi Jokowi, Mayor Windra Sanur Akhiri Pengabdian di Paspampres

Selasa, 14 April 2026 - 18:38 WITA

KPK Dalami Mutasi Hakim PN Depok dalam Kasus Suap Sengketa Lahan

Berita Terbaru

Nasional

Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Satu Tower Terdampak

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:00 WITA