Jepang Jajaki Kerjasama Pariwisata, Investasi Infrastruktur, dan Pendidikan di Sulawesi Selatan

- Admin

Selasa, 4 Juni 2024 - 07:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar Ohashi Koichi menjajaki kerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel)

Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar Ohashi Koichi menjajaki kerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel)

Mufasyahnews.com, Makassar – Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar Ohashi Koichi menjajaki kerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) di sektor pariwisata, pendidikan dan penanaman modal asing untuk infrastruktur melalui Badan Kerjasama Internasional Jepang (JICA).

“Kami dengan senang hati untuk bekerjasama dengan Provinsi Sulawesi Selatan di bidang pariwisata di Takabonerate Selayar, pendidikan dan juga infrastruktur,” kata Ohashi Koichi saat bertemu dengan Penjabat Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh, di Kantor Gubernur Sulsel, Senin, 3 Juni 2024.

Selain melindungi masyarakat Jepang di Sulsel, tugas dirinya bagaimana membangun kerjasama yang baik dengan sejumlah daerah di Sulsel untuk penanaman modal asing.

“Tugas prioritas bagaimana melindungi warga Jepang yang ada di Sulawesi Selatan dan mengurus visa serta bagaimana meningkatkan investasi modal asing di Sulsel,” jelas Ohashi Koichi.

Menurut dia, khusus sektor pariwisata perlu dilakukan promosi yang baik agar bisa meningkatkan pengunjung di sejumlah tempat pariwisata seperti Takabonerate, Toraja dan sejumlah tempat wisata lainnya.

“Kita akan mempromosikan kerjasama pendidikan dan pariwisata di Sulawesi Selatan. Saya ingin menyampaikan keinginan saya untuk masyarakat Jepang di Makassar mendukung kerjasama dalam rangka tugas Bapak untuk pembangunan daerah. Saya sendiri ingin membantu mungkin ketahanan pangan,” tuturnya.

Menurut dia, sejauh ini sudah terbangun komunikasi dengan Pemerintah Kota Makassar, Kota Palopo, Kabupaten Maros dan Takalar dengan target kerjasama potensi masing-masing.

“Kita menerima kerjasama dari Kota Makassar dan sekitarnya. Sudah ke Palopo, Maros dan Takalar, dan nanti kami akan ke Selayar,” katanya.

“Terima kasih banyak sudah berkenan menerima kami di kantor gubernur. Ini kami baru pertama kali menginjakkan kaki ke Sulawesi Selatan,” tuturnya.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh mengaku sangat senang sekali dengan kehadiran Kepala Kantor Konsuler Jepang yang berencana bekerjasama dengan Pemprov Sulsel.

“Kami sangat senang sekali kalau ada investasi yang bagus terutama di bidang kesehatan, pendidikan dan pariwisata. Saya baru dua minggu di sini, saya dari Gorontalo, Sulbar dan di Sulsel. Banyak potensi yang bisa dikerjasamakan,” kata Prof Zudan.

Prof Zudan berharap Jepang bisa berinvestasi baik di bidang pendidikan maupun kesehatan dan pariwisata. Sulsel belum memiliki rumah sakit wisata yang memadai seperti di Bali.

“Kami melihat bagaimana rumah sakit orang cepat sembuh karena tempatnya bagus, supaya orang cepat sembuh. Nah suasana yang bagus dapat meningkatkan imun serta menghirup oksigen,” pungkasnya.

Terpisah, Kabag Dekonsentrasi dan Kerjasama Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Sulsel, Rahman Syahid P, mengatakan, kerjasama antara Pemprov Sulsel dengan Jepang telah dimulai sejak tahun 2020 dengan penandatanganan MoU di bidang pengelolaan sumberdaya perikanan dan pertanian.

“Oleh karena itu dengan kunjungan kerja ini, diharapkan hubungan kerjasama ini semakin erat, sehingga memberikan keuntungan kedua belah pihak,” tutupnya.

Dalam pertemuan ini, Pj Gubernur Sulsel didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Asisten 1 Bidang Pemerintahan Pemprov Sulsel dan sejumlah pejabat lainnya.

Berita Terkait

Sebanyak 30.500 Jemaah Haji Telah Tiba di Tanah Air, Keterlambatan Penerbangan Jadi Sorotan Kemenhaj
Kejaksaan Agung Periksa Kantor Badan Gizi Nasional, Penggeledahan Dimulai Pukul 02.00 WIB
Belum Genap Dua Tahun Menjabat, Dadan Hindayana Diganti dari Kursi Kepala BGN
Cathlyn Dapat Dukungan Beasiswa dari INTI di Tengah Kontroversi Seleksi Paskibraka
Kebakaran Asrama Putri di Kenya Tewaskan 16 Siswi, Puluhan Dirawat
Terik Menyengat di Mina, Jemaah Haji Diminta Tunda Lempar Jumrah
KPK Panggil Muhadjir Effendy sebagai Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji
Prabowo Puji Amran Sukses Wujudkan Swasembada Pangan dalam Setahun
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:11 WITA

Sebanyak 30.500 Jemaah Haji Telah Tiba di Tanah Air, Keterlambatan Penerbangan Jadi Sorotan Kemenhaj

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:30 WITA

Kejaksaan Agung Periksa Kantor Badan Gizi Nasional, Penggeledahan Dimulai Pukul 02.00 WIB

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:02 WITA

Belum Genap Dua Tahun Menjabat, Dadan Hindayana Diganti dari Kursi Kepala BGN

Senin, 1 Juni 2026 - 17:20 WITA

Cathlyn Dapat Dukungan Beasiswa dari INTI di Tengah Kontroversi Seleksi Paskibraka

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:15 WITA

Kebakaran Asrama Putri di Kenya Tewaskan 16 Siswi, Puluhan Dirawat

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:39 WITA

Terik Menyengat di Mina, Jemaah Haji Diminta Tunda Lempar Jumrah

Senin, 18 Mei 2026 - 16:07 WITA

KPK Panggil Muhadjir Effendy sebagai Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:34 WITA

Prabowo Puji Amran Sukses Wujudkan Swasembada Pangan dalam Setahun

Berita Terbaru