Menlu Ungkap 15 WNI di Iran Akan Dievakuasi

- Admin

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar  – Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyatakan pemerintah akan mengevakuasi 15 warga negara Indonesia (WNI) dari Teheran, Iran. Evakuasi dilakukan karena 15 orang tersebut telah menyatakan kesediaannya untuk dipulangkan.

Pernyataan itu disampaikan Sugiono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam. Ia menjelaskan, jadwal evakuasi masih diatur bersama KBRI Teheran, mengingat kondisi ruang udara yang masih ditutup.

Rencananya, para WNI akan diberangkatkan melalui jalur darat dari Teheran menuju Baku, Azerbaijan, dengan waktu tempuh sekitar 10 jam. Dari Baku, mereka akan melanjutkan penerbangan ke Jakarta. Pemerintah mempertimbangkan aspek logistik dan kondisi kesehatan WNI karena panjangnya perjalanan.

Sugiono menegaskan, evakuasi hanya dilakukan bagi WNI yang meminta. Hingga kini, WNI di sejumlah negara Teluk Arab seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan Oman tidak mengajukan permohonan evakuasi. Di Qatar sendiri tercatat sekitar 27 ribu WNI, namun belum ada yang menyatakan ingin dipulangkan.

Ia juga memastikan telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, untuk segera mengambil langkah evakuasi bagi WNI di Iran.

Kementerian Luar Negeri menyatakan terus memantau situasi keamanan di kawasan tersebut di tengah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

Berita Terkait

Unhas Jadi Perguruan Tinggi Negeri Pertama Miliki Dapur Makan Bergizi Gratis
Rektor Unhas Jelaskan Alasan Kampus Kelola Dapur MBG
Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Satu Tower Terdampak
Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras
Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Pernyataan Kepala BGN Disorot, DPR Kritik Insentif untuk Dapur SPPG Bermasalah
Kasus Daycare Little Aresha: Hakim PN Tais Tegaskan Tak Terlibat Pengelolaan
Menteri PPPA Minta Maaf Atas atas Usulan Pemindahan Gerbong Wanita ke Tengah KRL

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:03 WITA

Unhas Jadi Perguruan Tinggi Negeri Pertama Miliki Dapur Makan Bergizi Gratis

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:55 WITA

Rektor Unhas Jelaskan Alasan Kampus Kelola Dapur MBG

Kamis, 30 April 2026 - 17:00 WITA

Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Satu Tower Terdampak

Kamis, 30 April 2026 - 08:06 WITA

Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras

Kamis, 30 April 2026 - 08:03 WITA

Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Kamis, 30 April 2026 - 07:59 WITA

Pernyataan Kepala BGN Disorot, DPR Kritik Insentif untuk Dapur SPPG Bermasalah

Kamis, 30 April 2026 - 07:54 WITA

Kasus Daycare Little Aresha: Hakim PN Tais Tegaskan Tak Terlibat Pengelolaan

Kamis, 30 April 2026 - 07:49 WITA

Menteri PPPA Minta Maaf Atas atas Usulan Pemindahan Gerbong Wanita ke Tengah KRL

Berita Terbaru

Sport & Esport

Laga Pramusim Chelsea vs AC Milan Siap Guncang GBK Agustus Mendatang

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:08 WITA

Nasional

Rektor Unhas Jelaskan Alasan Kampus Kelola Dapur MBG

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:55 WITA