Heboh! Dokter Kandungan di Garut Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual saat USG

- Admin

Kamis, 17 April 2025 - 14:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Makassar – Seorang dokter kandungan berinisial MSF resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Garut atas dugaan pelecehan seksual terhadap pasien perempuan saat pemeriksaan ultrasonografi (USG) di sebuah klinik di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kasus ini mencuat setelah rekaman CCTV yang memperlihatkan tindakan tidak pantas tersebut viral di media sosial.​

MSF diduga menawarkan layanan USG gratis kepada pasien tanpa melalui prosedur pendaftaran resmi.

Aksi ini terungkap setelah video dari kamera pengawas di ruang praktik tersebar luas, menunjukkan dugaan pelecehan terhadap ibu hamil saat pemeriksaan.

Polisi menangkap MSF di Jakarta pada Selasa siang, 15 April 2025, dan menetapkannya sebagai tersangka berdasarkan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. ​

Menanggapi kasus ini, Dokter Spesialis Kandungan Yusfa Rasyid menjelaskan bahwa dalam prosedur pemeriksaan USG, seharusnya selalu ada suster yang mendampingi dokter di dalam ruangan.

“Suster tidak boleh meninggalkan ruangan selagi dokter melakukan pemeriksaan fisik kepada pasien,” jelasnya. ​

Kementerian Kesehatan menyatakan akan menindak tegas dokter spesialis kandungan yang terlibat dalam kasus ini.

Sementara itu, pihak klinik tempat MSF berpraktik telah memasang kamera pengawas di ruang praktik sebagai langkah preventif. ​

Kasus ini menjadi sorotan publik dan memicu diskusi mengenai pentingnya prosedur medis yang transparan dan pengawasan ketat untuk mencegah pelecehan seksual di lingkungan layanan kesehatan.

Berita Terkait

Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras
Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar
Berawal dari Instagram, Remaja 17 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Makassar
Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Narkoba di Makassar, Kurir Digaji Rp20 Juta per Kg
Peredaran Narkotika “Sinte” Kian Marak di Makassar, 1 Kg Barang Bukti Disita
Geng Motor Kembali Berulah di Makassar, Korban Alami Luka Parah Akibat Parang
Berawal dari Chat Grup Tak Senonoh, 16 Mahasiswa FH UI Terseret Kasus Pelecehan Seksual

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 08:03 WITA

Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Jumat, 24 April 2026 - 14:30 WITA

Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar

Kamis, 23 April 2026 - 14:09 WITA

Berawal dari Instagram, Remaja 17 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Makassar

Rabu, 22 April 2026 - 20:22 WITA

Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Narkoba di Makassar, Kurir Digaji Rp20 Juta per Kg

Selasa, 21 April 2026 - 20:29 WITA

Peredaran Narkotika “Sinte” Kian Marak di Makassar, 1 Kg Barang Bukti Disita

Senin, 20 April 2026 - 13:21 WITA

Geng Motor Kembali Berulah di Makassar, Korban Alami Luka Parah Akibat Parang

Selasa, 14 April 2026 - 18:24 WITA

Berawal dari Chat Grup Tak Senonoh, 16 Mahasiswa FH UI Terseret Kasus Pelecehan Seksual

Kamis, 9 April 2026 - 18:18 WITA

Penyidikan Cepat Kasus Andrie Yunus Tuai Sorotan, Empat Tersangka Ditetapkan

Berita Terbaru

Nasional

Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Satu Tower Terdampak

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:00 WITA