Bupati Kolaka Timur Dibawa ke Jakarta Usai Hadiri Rakernas Partai NasDem

- Admin

Jumat, 8 Agustus 2025 - 17:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com,  Jakarta –Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Kolaka Timur (Koltim), Abdul Azis, dan membawanya ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Abdul Azis sebelumnya ditangkap tim KPK di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (7/8/2025) malam, tak lama setelah mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan Abdul Azis dijadwalkan tiba di Jakarta pada Jumat sore. Ia dibawa untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) pembangunan rumah sakit di Sulawesi Tenggara.

“Benar, yang bersangkutan sudah diamankan oleh tim KPK. Perkiraan tiba di Jakarta siang atau sore ini,” ujarnya.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, juga membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut Abdul Azis diamankan usai menghadiri kegiatan partai, dan sempat menjalani pemeriksaan di Polda Sulsel.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menambahkan bahwa kasus yang menjerat Abdul Azis berkaitan dengan proyek DAK pembangunan rumah sakit, termasuk peningkatan status rumah sakit di Sultra.

“Terkait dengan DAK pembangunan rumah sakit, dana DAK pembangunan RS, serta peningkatan kualitas atau status RS,” jelas Asep.

Dalam operasi ini, KPK telah menangkap tujuh orang, tiga di antaranya di Jakarta. Tim penyidik di Sulawesi Selatan masih terus bekerja.

Meski demikian, Abdul Azis sempat membantah bahwa dirinya diperiksa KPK. “Saya tidak tahu, di Kendari ini,” katanya saat dikonfirmasi Antaranews, Kamis (7/8/2025).

Berita Terkait

Soroti Pernyataan Menko Pangan, Abdul Faisal Minta Pemerintah Hormati Kewenangan Daerah
1 Agustus TPA Antang Hanya Terima Sampah Residu Memicu TPS Liar, GRH-APAK Minta Kebijakan Ditunda
Kisah Tragis Pekerja Dapur MBG di Makassar, Tewas di Tangan Suami
Bocah Perempuan 11 Tahun Ditemukan Tewas di Rumah Kosong di Tallo Makassar
Polrestabes Makassar Bongkar Sindikat Narkoba Internasional, Sita Sabu Senilai Rp12 Miliar
Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi
PBNU Kecam Dugaan Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Minta Pelaku Dihukum Berat
Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Soroti Pernyataan Menko Pangan, Abdul Faisal Minta Pemerintah Hormati Kewenangan Daerah

Senin, 15 Juni 2026 - 18:18 WITA

Kisah Tragis Pekerja Dapur MBG di Makassar, Tewas di Tangan Suami

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:42 WITA

Bocah Perempuan 11 Tahun Ditemukan Tewas di Rumah Kosong di Tallo Makassar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:10 WITA

Polrestabes Makassar Bongkar Sindikat Narkoba Internasional, Sita Sabu Senilai Rp12 Miliar

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:01 WITA

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:30 WITA

PBNU Kecam Dugaan Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Minta Pelaku Dihukum Berat

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:26 WITA

Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WITA

Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI

Berita Terbaru