Danny Pomanto Sebut F8 Makassar Festival Tepian Air Terbesar di Dunia

- Admin

Kamis, 18 Juli 2024 - 14:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat branding Makassar Kota Festival Tepian Air (Waterfront City Festival)

Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat branding Makassar Kota Festival Tepian Air (Waterfront City Festival)

Mufasyahnews.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat branding Makassar Kota Festival Tepian Air (Waterfront City Festival) sebagai identitas baru kota daeng.

Berbagai inovasi dan trobosan dilakukan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto untuk mengoptimalkan branding tersebut sekaligus memajukan sektor pariwisata Kota Makassar.

Danny Pomanto menjelaskan bahwa Makassar dibranding menjadi Kota Festival Tepian Air dikarenakan kekuatan maritimnya. Tidak ada kota besar di Indonesia yang pusat kotanya di pantai.

Apalagi sebagai wali kota, dirinya berkeinginan untuk meningkatkan sektor pariwisata dengan mengembangkan waterfront yang dimiliki Kota Makassar.

Salah satunya dengan membuat event Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8) yang disebut sebagai Festival Tepian Air terbaik di dunia.

“Kita adalah F8, festival waterfront atau tepian air terbesar di dunia karena belum ada kami lihat, ada festival besar seperti Tomorrowland tapi rata-rata di thamepark, tapi disepanjang waterfront itu hampir tidak ada,” kata Danny Pomanto, talkshow di salah satu TV Nasional, Kamis (18/07/2024).

Kekuatan waterfront yang dimiliki Makassar menjadi alasan Danny Pomanto membangun branding Makassar Kota Festival Tepian Air. Identitas baru Ibu Kota Sulsel.

Sehingga pemerintah kota berkolaborasi dengan pihak swasta menggelar festival di sepanjang area pantai. Di samping menghadirkan Kapal Pinisi sebagai destinasi wisata waterfront baru di Makassar.

“Dua tahun lalu pemerintah kota membuat dua Pinisi di Pantai Losari, dan anak-anak sekolah tiap hari mereka bergantian melakukan outing class melihat langsung bagaimana para panrita lopi membuat kapal,” ungkapnya.

Pembuatan Kapal Pinisi dan juga Rumah Toraja di tepi Pantai Losari, tepatnya di area MNEK menjadi cara terbaik dalam mengenalkan dan mendekatkan budaya lokal kepada anak-anak generasi penerus bangsa.

“Sekarang ini sudah ada tujuh Pinisi, termasuk pihak swasta. Jadi kalau ke Makassar itu ada tujuh Kapal Pinisi bisa di sewa untuk menikmati sunset, dan kami men-set dua Kapal Pinisi itu untuk meeting dengan kapasitas 100 orang. Jadi sambil menikmati sunset, sambil menikmati anging mammiri,” tuturnya.

Hadirnya Kapal Pinisi sebagai destinasi wisata baru juga sekaligus menjadi kebiasaan Pemkot Makassar dalam menjamu wisatawan asing, kata Danny Pomanto merupakan pengalaman yang tidak terlupakan.

“Mereka (tamu asing) selalu mengatakan bahwa naik Kapal Pinisi itu sangat memoriable. Tidak pernah terlupakan itu. Jadi anak-anak muda, industri pariwisata Kota Makassar berkembang untuk mengelola itu,” ucap Danny Pomanto.

Sailing menggunakan Kapal Pinisi menghidupkan industri pariwisata Makassar. Pelaku ekonomi kreatif seperti band berkembang, begitu juga kuliner karena beragam kuliner lezat disajikan saat berlayar di Kapal Pinisi sambil menikmati sunset

“Akhirnya sekarang ini setiap event nasional dan Internasional endingnya naik kapal,” tutupnya.

Berita Terkait

Pemerintah Batasi Akses Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret
Pack Collection HIPMI RUN Sulsel Hari Ini Resmi Dibuka, 2.500 Pelari Siap Ramaikan Lomba Besok
Dispar Makassar Hadiri Pembukaan Monolog Budaya 2025: Dorong Pelestarian Identitas di Era Digital
Rudy Mas’ud Sebut Dedi Mulyadi sebagai ‘Gubernur Konten’ dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR di Gedung DPR
Skandal Global: Barang Mewah Berlabel Eropa, Buatan China
Sekda Jufri Rahman Apresiasi Inisiatif HIPMI Sulsel Gelar Ramadhan Fest 2025
Senam Sehat dan Pembagian KIA, Pj Gubernur Sulsel Ajak Anak-Anak Cintai Olahraga dan Kemandirian
Memperingati Hari Relawan International, Gerakan TurungTangan Berkolaborasi Dengan Kampus IMDE Mengadakan Festival Kerelawanan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:12 WITA

Pemerintah Batasi Akses Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret

Sabtu, 29 November 2025 - 13:24 WITA

Pack Collection HIPMI RUN Sulsel Hari Ini Resmi Dibuka, 2.500 Pelari Siap Ramaikan Lomba Besok

Selasa, 25 November 2025 - 14:20 WITA

Dispar Makassar Hadiri Pembukaan Monolog Budaya 2025: Dorong Pelestarian Identitas di Era Digital

Rabu, 30 April 2025 - 16:38 WITA

Rudy Mas’ud Sebut Dedi Mulyadi sebagai ‘Gubernur Konten’ dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR di Gedung DPR

Jumat, 18 April 2025 - 16:05 WITA

Skandal Global: Barang Mewah Berlabel Eropa, Buatan China

Sabtu, 8 Maret 2025 - 10:33 WITA

Sekda Jufri Rahman Apresiasi Inisiatif HIPMI Sulsel Gelar Ramadhan Fest 2025

Minggu, 29 Desember 2024 - 19:18 WITA

Senam Sehat dan Pembagian KIA, Pj Gubernur Sulsel Ajak Anak-Anak Cintai Olahraga dan Kemandirian

Senin, 9 Desember 2024 - 12:44 WITA

Memperingati Hari Relawan International, Gerakan TurungTangan Berkolaborasi Dengan Kampus IMDE Mengadakan Festival Kerelawanan

Berita Terbaru