Pria 54 Tahun Ditemukan Tewas di Wisma Maros, Diduga Tak Sendirian Saat Check-in

- Admin

Jumat, 14 November 2025 - 14:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Maros – Seorang pria berinisial N (54) ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar wisma di Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Rabu siang (12/11/2025). Korban pertama kali ditemukan oleh resepsionis setelah tidak merespons panggilan check-out.

Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Ridwan, menjelaskan bahwa N masuk ke wisma pada Selasa (11/11/2025). Saat waktu check-out tiba pada pukul 12.00 Wita, resepsionis mengetuk pintu namun tidak ada jawaban. Dugaan awal petugas bahwa korban hanya tertidur membuat mereka menunggu hingga dua jam.

“Pukul 14.00 Wita pintu kembali diketuk, tetapi tetap tidak ada respons. Resepsionis akhirnya membuka pintu dan menemukan korban sudah tidak bernyawa,” kata Ridwan, Jumat (14/11/2025).

Polisi kemudian melakukan olah TKP. Di dalam kamar ditemukan beberapa minuman dan suplemen yang menyerupai obat kuat atau kopi energi, yang menjadi salah satu indikator penyelidikan awal penyebab kematian.

“Di TKP ditemukan minuman yang bentuknya seperti obat atau kopi kuat,” ujar Ridwan.

Pemeriksaan ponsel korban mengungkap dugaan bahwa N tidak datang seorang diri. Terdapat percakapan yang menunjukkan kemungkinan ia sebelumnya bersama seorang remaja perempuan yang identitasnya belum diketahui. Korban juga tercatat check-in dengan menggunakan nama orang lain.

“Kemungkinan dia bersama seorang remaja, karena ada bukti chat di HP. Dia juga check-in bukan menggunakan namanya sendiri,” jelas Ridwan.

Usai evakuasi dan pemeriksaan awal, keluarga korban tiba di lokasi dan menyatakan menerima kematian N sebagai musibah. Mereka juga menolak dilakukan autopsi.

“Dari keluarga sudah menerima dan menolak autopsi,” tutur Ridwan.

Berita Terkait

Berawal dari Chat Grup Tak Senonoh, 16 Mahasiswa FH UI Terseret Kasus Pelecehan Seksual
Penyidikan Cepat Kasus Andrie Yunus Tuai Sorotan, Empat Tersangka Ditetapkan
Pelaku Penganiayaan Pemilik Hajatan di Purwakarta Ditangkap, Berawal dari Permintaan Uang Rp500 Ribu
Kasus Penjualan Anak di Makassar Terkuak, Polda Sulsel Ungkap Fakta Baru
Polda Metro Jaya Rilis CCTV Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Naik ke Tahap Penyidikan
TNI Berhasil Bebaskan 4 ABK WNI Korban Penculikan Perompak di Perairan Gabon
Dugaan Korupsi Kuota Haji Rugikan Negara Rp622 Miliar, Yaqut Gugat Lewat Praperadilan

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 18:24 WITA

Berawal dari Chat Grup Tak Senonoh, 16 Mahasiswa FH UI Terseret Kasus Pelecehan Seksual

Kamis, 9 April 2026 - 18:18 WITA

Penyidikan Cepat Kasus Andrie Yunus Tuai Sorotan, Empat Tersangka Ditetapkan

Senin, 6 April 2026 - 19:35 WITA

Pelaku Penganiayaan Pemilik Hajatan di Purwakarta Ditangkap, Berawal dari Permintaan Uang Rp500 Ribu

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:39 WITA

Kasus Penjualan Anak di Makassar Terkuak, Polda Sulsel Ungkap Fakta Baru

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:10 WITA

Polda Metro Jaya Rilis CCTV Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:25 WITA

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Naik ke Tahap Penyidikan

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:02 WITA

TNI Berhasil Bebaskan 4 ABK WNI Korban Penculikan Perompak di Perairan Gabon

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:20 WITA

Dugaan Korupsi Kuota Haji Rugikan Negara Rp622 Miliar, Yaqut Gugat Lewat Praperadilan

Berita Terbaru