14 Korban Tewas dalam Longsor Tambang Gunung Kuda, Gubernur Jabar Tutup Lima Lokasi Tambang

- Admin

Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Cirebon – Tragedi longsor kembali terjadi di tambang batu alam Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Jumat (30/5/2025). Peristiwa ini menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai sejumlah lainnya. Delapan orang lainnya dilaporkan masih hilang hingga Sabtu (31/5/2025).

Longsoran batu setinggi 20 meter terjadi saat para pekerja sedang beraktivitas di area tambang yang dikelola oleh salah satu koperasi lokal. Sebanyak lebih dari dua lusin pekerja dilaporkan tertimbun material longsor. Tim SAR gabungan yang dikerahkan ke lokasi berhasil mengevakuasi 10 jenazah dan 12 korban luka pada hari pertama. Tiga jenazah tambahan ditemukan pada malam harinya, dan satu korban luka meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang meninjau langsung lokasi kejadian pada Sabtu (31/5), menyatakan bahwa kegiatan penambangan di lokasi tersebut tidak memenuhi standar keselamatan kerja. Ia mengungkapkan bahwa tambang ini telah beberapa kali diperingatkan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat, namun tidak ada perbaikan signifikan yang dilakukan oleh pihak pengelola.

“Metode kerja di lokasi tambang ini sangat tidak aman. Prosedurnya jauh dari standar. Karena itu, selain tambang ini, kami akan menutup empat tambang lainnya di Jawa Barat yang juga tidak layak dan membahayakan keselamatan,” tegas Dedi.

Di tempat terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Anton Maulana, menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan inspeksi ke lokasi untuk memastikan legalitas perizinan tambang dan kepatuhannya terhadap regulasi keselamatan kerja. Ia juga mendesak adanya tindakan hukum terhadap pengelola tambang jika terbukti melakukan pelanggaran.

Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan kerja di sektor pertambangan batu alam di Jawa Barat. Tercatat, lokasi tambang Gunung Kuda pernah mengalami longsor serupa pada tahun 2015, 2021, dan 2023. Peristiwa ini kembali menjadi sorotan terhadap lemahnya pengawasan dan penegakan regulasi keselamatan di sektor pertambangan, yang hingga kini masih menyisakan banyak persoalan serius, termasuk keberadaan tambang ilegal dan minimnya perlindungan bagi pekerja.

Berita Terkait

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi
PBNU Kecam Dugaan Pemerkosaan Puluhan Santriwati di Pati, Minta Pelaku Dihukum Berat
Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding
Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI
Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi
Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras
Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:01 WITA

Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati Mengaku Jalani Ritual Saat Diburu Polisi

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:26 WITA

Vonis Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Diperberat Jadi 6 Tahun Penjara di Tingkat Banding

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WITA

Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Memanas, Hakim Kritik Keras Empat Prajurit TNI

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:36 WITA

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi

Kamis, 30 April 2026 - 08:06 WITA

Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras

Kamis, 30 April 2026 - 08:03 WITA

Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Jumat, 24 April 2026 - 14:30 WITA

Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar

Kamis, 23 April 2026 - 14:09 WITA

Berawal dari Instagram, Remaja 17 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Makassar

Berita Terbaru