Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Naik ke Tahap Penyidikan

- Admin

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mufasyahnews.com, Jakarta  – Penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, resmi dinaikkan ke tahap penyidikan oleh kepolisian. Keputusan ini diambil setelah penyidik menemukan indikasi adanya tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Roby Heri Saputra, membenarkan bahwa status perkara telah dinaikkan.

“Sudah (naik penyidikan),” kata Roby saat dikonfirmasi, Minggu (15/3).

Ia menjelaskan, peningkatan status kasus dilakukan setelah penyidik menemukan dugaan pelanggaran pidana yang mengarah pada Pasal 467 ayat (2) dan Pasal 468 ayat (1) KUHP.

Saat ini, kata Roby, penyidik masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap pelaku penyiraman air keras tersebut. Polisi juga masih melakukan proses identifikasi terhadap pihak yang diduga terlibat.

“Pelaku masih kita identifikasi,” ujarnya.

Peristiwa penyiraman air keras itu sebelumnya terjadi di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (12/3) malam. Korban diduga diserang oleh orang tak dikenal setelah menghadiri sebuah kegiatan diskusi.

Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Dimas Bagus Arya, menjelaskan insiden bermula saat Andrie Yunus selesai mengikuti podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) sekitar pukul 23.00 WIB.

Menurut Dimas, korban tiba-tiba diserang oleh orang tidak dikenal yang menyiramkan cairan diduga air keras. Serangan itu menyebabkan luka serius di sejumlah bagian tubuh.

“Korban mengalami luka berat di sekujur tubuh, terutama pada tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta bagian mata,” kata Dimas dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3).

Ia juga mengungkapkan ciri-ciri dua orang yang diduga sebagai pelaku. Pelaku pertama disebut mengenakan kaos kombinasi putih dan biru, celana panjang gelap yang diduga berbahan jeans, serta helm hitam.

Sementara itu, pelaku kedua yang diduga sebagai penumpang sepeda motor memakai penutup wajah menyerupai buf berwarna hitam yang menutupi sebagian wajah, kaos biru tua, dan celana panjang biru yang dilipat hingga menyerupai celana pendek, juga diduga berbahan jeans.

Hingga kini, kepolisian masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi guna mengungkap identitas serta motif pelaku dalam kasus tersebut.

Berita Terkait

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi
Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras
Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar
Berawal dari Instagram, Remaja 17 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Makassar
Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Narkoba di Makassar, Kurir Digaji Rp20 Juta per Kg
Peredaran Narkotika “Sinte” Kian Marak di Makassar, 1 Kg Barang Bukti Disita
Geng Motor Kembali Berulah di Makassar, Korban Alami Luka Parah Akibat Parang

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:36 WITA

Dua Jaksa Palsu di Makassar Jalani Sidang Perdana, Didakwa Halangi Kasus Penyidikan Korupsi

Kamis, 30 April 2026 - 08:06 WITA

Hakim Minta Andrie Yunus Dihadirkan di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras

Kamis, 30 April 2026 - 08:03 WITA

Sidang Perdana Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Jumat, 24 April 2026 - 14:30 WITA

Kabur Usai Mangkir dari Panggilan, Tersangka Korupsi Dana Hibah Kaltara Akhirnya Dibekuk di Makassar

Kamis, 23 April 2026 - 14:09 WITA

Berawal dari Instagram, Remaja 17 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Makassar

Rabu, 22 April 2026 - 20:22 WITA

Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Narkoba di Makassar, Kurir Digaji Rp20 Juta per Kg

Selasa, 21 April 2026 - 20:29 WITA

Peredaran Narkotika “Sinte” Kian Marak di Makassar, 1 Kg Barang Bukti Disita

Senin, 20 April 2026 - 13:21 WITA

Geng Motor Kembali Berulah di Makassar, Korban Alami Luka Parah Akibat Parang

Berita Terbaru

Sport & Esport

Laga Pramusim Chelsea vs AC Milan Siap Guncang GBK Agustus Mendatang

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:08 WITA

Nasional

Rektor Unhas Jelaskan Alasan Kampus Kelola Dapur MBG

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:55 WITA