Mufasyahnews.com, Surabaya – Pengusaha Surabaya, Ivan Sugianto, menyampaikan permohonan maaf usai viral atas aksi arogansinya terhadap EN, Paksa seorang siswa SMA Kristen Gloria 2 berlutut dan menggonggong seperti anjing.
Dalam rekaman video yang beredar, Ivan menyatakan penyesalannya dan berjanji akan menyerahkan diri ke polisi.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban, pihak sekolah, dan masyarakat atas insiden yang menjadi sorotan publik.
Penangkapan Ivan dilakukan oleh tim Polda Jawa Timur dan Polrestabes Surabaya di Bandara Juanda pada Kamis (14/11). Kini, ia berstatus tersangka atas kasus tersebut.
Kasus ini bermula ketika Ivan merasa tidak terima anaknya, AL, diejek oleh EN.
Ejekan tersebut menyebut kepala AL seperti anjing poodle, yang kemudian membuat Ivan mengambil tindakan dengan mempermalukan EN di depan umum.
EN dipaksa berlutut, menggonggong, dan bersujud sebagai bentuk permintaan maaf.
Lebih jauh, penyelidikan pihak berwajib juga menemukan indikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU) di rekening milik Ivan Sugianto.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah memblokir rekening Ivan serta beberapa rekening terkait Valhalla Spectaclub Surabaya atas dugaan aktivitas ilegal.
Sebelum penangkapannya, Ivan sempat mengungkapkan rasa penyesalan mendalam atas perbuatannya. Ia juga meminta maaf kepada anak dan istrinya karena tindakannya telah mencoreng nama baik keluarga.
Dalam momen haru, Ivan tampak menangis saat menyampaikan permohonan maaf tersebut.
Kasus ini terus berkembang dan menjadi perhatian publik, dengan proses hukum yang kini dijalankan oleh pihak berwajib.












